
Panduan
Kounkaku adalah bangunan dua lantai bergaya pseudo-Barat yang selesai dibangun pada tahun 1903 (Meiji 36), terletak di dalam area Kastil Matsue, Kota Matsue, Prefektur Shimane. Awalnya, bangunan ini direncanakan sebagai tempat penginapan untuk menyambut kunjungan Kaisar Meiji. Oleh karena itu, bagian dalam bangunan dihiasi dengan teknik tingkat tinggi dan dekorasi yang sangat mewah. Saat ini, bangunan ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Berwujud Prefektur Shimane dan merupakan bagian dari pelestarian sejarah kota Matsue, menjadikannya situs yang sangat berharga dalam sejarah arsitektur modern Jepang. Berdiri di tengah pemandangan alam yang harmonis, bangunan ini menawarkan nuansa kemegahan era Meiji kepada setiap pengunjungnya.
Sejarah bangunan ini dimulai sejak peletakan batu pertama pada Desember 1902 (Meiji 35). Meskipun awalnya direncanakan sebagai tempat pameran kerajinan oleh Kota Matsue, peran sebagai gedung penerima tamu untuk kunjungan Kaisar Meiji menjadi prioritas utama. Akibat dampak Perang Rusia-Jepang, kunjungan Kaisar tersebut tidak terlaksana, namun pada tahun 1907, bangunan ini digunakan sebagai fasilitas penginapan saat kunjungan Putra Mahkota Kazuhito (Kaisar Taisho mendatang). Seiring berjalannya waktu, bangunan ini telah digunakan untuk berbagai fungsi, mulai dari pusat penyambutan resmi kota, kantor komite pendidikan, hingga museum lokal Matsue. Setelah sempat ditutup pada tahun 2011, bangunan ini telah dipugar kembali ke bentuk aslinya melalui proyek konservasi dan pemindahan ruang tangga.

Di dalam bangunan, Anda akan menemukan ruang-ruang khas yang mencerminkan gaya arsitektur era Meiji. Bagian interior yang dihiasi dengan ukiran dan dekorasi rumit menunjukkan tinggin
yang tinggi pada masa itu. Di lantai dua, terdapat aula luas dengan langit-langit kayu yang ikonik, menciptakan ruang terbuka yang terang berkat cahaya alami. Selain itu, terdapat ruangan yang disebut 'Kiken-shitsu' (Ruang Kehormatan), yang memiliki interior megah dengan lampu gantung kristal dan tirai merah, memberikan kesan formalitas sebuah gedung penerima tamu kelas atas. Keindahan bangunan ini tidak hanya terletak pada estetika visualnya, tetapi juga pada komposisi ruang yang didasarkan pada latar belakang sejarah yang kuat.
Kounkaku buka sepanjang tahun tanpa libur. Dari bulan April hingga September, jam operasional hingga pukul 18:00, sehingga Anda dapat berkunjung saat cahaya sore yang lembut menyinari bangunan. Sedangkan dari Oktober hingga Maret, jam operasional berakhir pada pukul 17:00. Anda dapat menikmati perubahan pemandangan musiman melalui jendela bangunan bersejarah ini. Waktu siang hari saat cahaya alami masuk melalui jendela sangat direkomendasikan untuk melihat detail dekorasi dan tekstur kayu bangunan secara lebih jelas.

Anda dapat mengamati secara dekat gaya arsitektur era Meiji. Terutama struktur megah yang dianggap sebagai contoh akhir dari gaya pseudo-Barat, di mana detail dekoratifnya dapat dipelajari secara mendalam. Di dalam area juga terdapat Kafe 'Kamedayama Kisshashitsu' (Tutup setiap hari Rabu), tempat Anda bisa beristirahat dalam suasana historis. Bagi pecinta arsitektur, Anda dapat berjalan menyusuri interior untuk memperhatikan material dan struktur bangunan. Selain itu, aula besar di lantai dua dapat disewa untuk keperluan komersial maupun non-komersial dengan pengajuan sebelumnya.
Kounkaku terletak di dalam Taman Shiroyama, Kastil Matsue. Hal ini memungkinkan Anda untuk menggabungkan kunjungan ini dengan wisata Kastil Matsue. Di sekitar area ini, terdapat berbagai fasilitas yang menceritakan sejarah dan budaya Matsue, menjadikannya rute yang ideal untuk merasakan suasana kota tua. Anda dapat mengakses lokasi dengan mudah menggunakan bus 'Lake Line' dan turun di halte 'Matsue-jo (Otemae)' dari Stasiun Matsue.
Saat berjalan di dalam bangunan, disarankan mengenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman karena Anda mungkin perlu melepas sepatu untuk melindungi lantai kayu bersejarah. Jika membawa hewan peliharaan, mereka wajib berada di dalam tas atau kandang khusus. Karena ini adalah bangunan kayu bersejarah, dilarang keras membawa api atau merokok. Untuk pengambilan foto, harap tetap menjaga etika agar tidak mengganggu suasana tenang di dalam gedung. Masuk ke area bangunan ini tidak dipungut biaya (gratis), kecuali untuk penggunaan fasilitas tertentu seperti kafe.