
Panduan
Taman Zuihoji adalah taman kota yang terletak di bagian tertinggi kawasan pemandian air panas Arima Onsen, Kota Kita, Kobe, Prefektur Hyogo, pada ketinggian sekitar 500 meter. Taman ini dibangun di atas bekas lokasi Kuil Zuihoji dari sekte Obaku. Di dalam taman, Anda akan menemukan pemandangan daun musim gugur yang memukau, yang konon sangat dicintai oleh Toyotomi Hideyoshi hingga ia berkata tidak akan pernah bosan memandangnya. Tempat ini juga dikenal dengan nama 'Niwa no Higurashi' atau 'Kinshudani'.
Sejarah tempat ini bermula dari Zuihoan yang didirikan oleh Daikokuya Sosetsu pada tahun 1604. Meskipun sempat berkembang sebagai kuil Buddha, tempat ini sempat ditutup pada tahun 1873 akibat gerakan penghapusan Buddhisme di era Meiji. Saat ini, meskipun telah menjadi taman, banyak peninggalan sejarah yang masih terjaga. Contohnya adalah gerbang kuil yang dipindahkan dari Kastil Fushimi Momoyama pada tahun 1868, serta papan permainan Go batu yang konon pernah digunakan oleh Toyotomi Hideyoshi. Selain itu, terdapat juga prasasti puisi Waka yang menunjukkan bahwa tempat ini telah menjadi pusat budaya sejak lama.

Ada banyak struktur bersejarah yang menarik pengunjung. Salah satu ikon utamanya adalah 'Gerbang Lama Zuihoji' yang dipindahkan dari Kastil Fushimi Momoyama. Selain itu, terdapat juga 'Menara Batu Tiga Belas Lapis' yang dibangun pada akhir era Edo, serta 'Papan Permainan Go Batu' yang legendaris. Dari sisi keindahan alam, air terjun Otsutaki, serta pemandangan bunga sakura di musim semi dan daun berwarna-warni di musim gugur adalah daya tarik utama yang memberikan suasana kuil kuno yang tenang.
Taman Zuihoji menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim, namun musim gugur (November hingga Desember) adalah waktu yang paling direkomendasikan karena pemandangan daun merahnya yang merupakan salah satu yang terbaik di wilayah Kansai. Pada musim semi, bunga sakura juga akan mekar dengan indah. Untuk pengalaman terbaik, datanglah pada siang hari untuk melihat detail struktur batu dengan jelas, atau menjelang sore hari untuk menikmati suasana yang lebih sunyi dan damai.

Area ini sangat cocok untuk berjalan santai sambil mengagumi bangunan bersejarah dan prasasti batu. Setiap tahun pada tanggal 2 dan 3 November, sering diadakan acara budaya seperti 'Arima Dai Chakai' (Upacara Minum Teh Besar Arima). Anda dapat merasakan harmoni antara alam yang kaya dan peninggalan sejarah dalam suasana yang menenangkan.
Karena terletak di bagian tertinggi Arima Onsen, Anda dapat dengan mudah menjelajahi area pemandian air panas di sekitarnya setelah berkunjung. Anda bisa menikmati menginap di ryokan atau mengunjungi fasilitas onsen setelah berjalan-jalan di taman. Lokasi ini juga merupakan bagian dari rute wisata Arima yang menyatu dengan titik alam lainnya seperti Taman Otaki.
Karena medan di dalam taman memiliki beberapa tanjakan dan kontur yang tidak rata, kami sangat menyarankan penggunaan sepatu jalan yang nyaman. Mengenai pembayaran di fasilitas sekitar, sebagian besar menerima tunai, kartu kredit, atau kartu IC transportasi. Informasi dalam bahasa Inggris mungkin terbatas pada papan tanda tertentu. Taman ini terbuka untuk umum, namun pastikan untuk memeriksa jam operasional jika ingin menggunakan fasilitas khusus di sekitarnya.