
Panduan
Zeniarai Benzaiten Ugafukujin Jinja terletak di bagian terdalam Sasuke-ga-tani, Kamakura, sebuah lokasi yang disebut sebagai 'desa tersembunyi' karena dikelilingi oleh perbukitan di tiga sisinya. Tempat ini telah lama dikenal sebagai kediaman dewa keberuntungan dan populer dengan sebutan 'Zeniarai Benten'. Daya tarik utamanya adalah mata air jernih yang muncul dari celah bebatuan. Ada kepercayaan bahwa dengan mencuci koin menggunakan air ini, Anda akan mendatangkan keberuntungan finansial dan kemakmuran, sehingga menarik banyak pengunjung.
Asal-usul kuil ini bermula pada masa pergolakan dan kelaparan di akhir periode Heian. Konon, Minamoto no Yoritomo menerima pesan dalam mimpinya bahwa terdapat mata air indah di lembah sebelah barat laut, dan ia harus mempersembahkan air tersebut kepada dewa. Setelah Yoritomo membangun kuil dan terus mempersembahkan air tersebut, keadaan menjadi damai dan rakyat hidup sejahtera. Selain itu, Hojo Tokiyori, yang merupakan penguasa kelima, juga sangat menghormati dewa ini dan mencuci uangnya pada hari 'Mi no Hi' (hari ular), yang kemudian menyebarkan tradisi mencuci uang ini. Hingga kini, airnya tetap dijaga sebagai salah satu dari lima mata air terbaik di Kamakura.

Di dalam area kuil, terdapat dewa air yang disimbolkan dengan bentuk tubuh ular dan kepala manusia. Simbol utama tempat ini adalah 'Air Pencuci Uang' yang mengalir dari celah batu. Pengunjung dapat merasakan pengalaman unik dengan mencuci koin mereka di air yang jernih tersebut. Lingkungan yang dikelilingi oleh hijaunya pepohonan memberikan suasana tenang yang membuat Anda lupa sejenak akan hiruk pikuk perkotaan.
Kuil ini menawarkan keindahan alam sepanjang tahun, namun suasana mistis akan terasa lebih kuat pada musim semi (daun hijau segar) atau musim gugur (daun berubah warna). Waktu pagi hari sangat disarankan karena udaranya yang jernih dan suara aliran air yang terdengar lebih jelas, memberikan suasana ibadah yang tenang. Pastikan Anda sudah tiba sebelum pukul 16:00.

Aktivitas utama di sini adalah 'Zeniarai' (mencuci uang). Dengan mencuci koin yang Anda bawa dengan hati-hati menggunakan air jernih dari celah batu, Anda dapat merasakan langsung budaya lokal dalam memohon keberuntungan. Ini adalah kesempatan berharga untuk mempelajari budaya spiritual Jepang dan rasa hormat terhadap alam.
Kuil ini berada di area Sasuke-ga-tani yang penuh dengan nuansa historis. Di sekitarnya terdapat kuil-kuil bersejarah lainnya dan jalur jalan santai yang asri. Lokasinya sangat mudah diintegrasikan ke dalam rute wisata Kamakura karena dapat diakses dengan berjalan kaki atau bus dari area sekitar Stasiun Kamakura.
Sangat disarankan mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki karena jalur menuju kuil memiliki medan alami yang bergelombang. Karena Anda akan menggunakan air untuk mencuci uang, membawa kantong kecil atau pouch untuk melindungi barang berharga agar tidak basah akan sangat membantu. Pembayaran untuk jimat atau benda suci lainnya biasanya memerlukan uang tunai. Karena ini adalah tempat suci, harap menjaga ketenangan dan memperhatikan etika saat mengambil foto agar tidak mengganggu pengunjung lain.