
Panduan
Distileri Yoichi adalah tempat kelahiran Nikka Whisky yang terletak di Kota Yoichi, Distrik Yoichi, Hokkaido. Didirikan oleh pendiri Nikka, Masataka Taketsuru, yang mencari iklim yang serupa dengan distileri di Skotlandia. Hingga saat ini, proses tradisional 'Penyulingan Batu Bara Langsung' masih dilakukan di sini. Bangunan dan fasilitasnya yang bersejarah telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting atau Warisan Budaya Terdaftar Jepang. Tempat ini bukan sekadar tempat produksi whisky, melainkan pusat edukasi yang menyampaikan sejarah arsitektur dan budaya whisky Jepang melalui museum dan bangunan bersejarahnya.
Pada tahun 1934, Masaka Taketsuru memilih Yoichi sebagai lokasi ideal untuk pembuatan whisky dan membangun pabrik di sini. Faktor penentu pembangunannya adalah iklim dingin Hokkaido serta ketersediaan bahan baku seperti barley, batu bara, gambut (peat), air berkualitas tinggi, dan kayu. Pada tahun 1935, produksi jus apel juga dimulai, memperkuat fondasi produksi di wilayah ini. Produk 'Nikka Whisky' pertama kali diluncurkan pada tahun 1940. Banyak bangunan di sini, termasuk kediaman lama keluarga Taketsuru, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya, menjadikannya situs warisan industri modern yang berharga.

Di dalam distileri, Anda dapat menemukan berbagai bangunan bersejarah seperti 'Gedung Penyulingan' dengan alat penyulingan tunggal, 'Gedung Pengeringan Pertama dan Kedua (Menara Kiln)', serta 'Gudang Penyimpanan Pertama'. Fasilitas ini merupakan bagian dari Warisan Budaya Penting yang menceritakan metode pembuatan whisky masa lalu. Selain itu, di 'Nikka Museum', pengunjung dapat melihat koleksi peralatan whisky, dokumen mengenai kehidupan Masataka Taketsuru dan istrinya, Rita, serta berbagai panel edukasi. Arsitektur bangunan seperti kantor lama dan rumah Rita juga terbuka untuk umum, memberikan gambaran langsung tentang perkembangan industri whisky.
Fasilitas umumnya terbuka dari pukul 09:15 hingga 15:30. Untuk menikmati tur museum dan pameran secara maksimal, disarankan untuk berkunjung pada waktu siang hari. Jika Anda berencana untuk menikmati makan siang di restoran 'Taru' atau melakukan sesi mencicipi (tasting), pastikan untuk mengatur jadwal dengan cukup longgar agar tidak terburu-buru.

Distileri ini menawarkan tur berpemandu yang diadakan setiap 30 menit sekali. Perlu dicatat bahwa tur ini menggunakan sistem reservasi sebelumnya agar Anda dapat memahami proses produksi dan sejarah bangunan secara mendalam. Di dalam Nikka Museum, tersedia juga area mencicipi whisky berbayar bagi Anda yang ingin merasakan langsung cita rasa produk. Selain itu, terdapat juga area mencicipi gratis di restoran 'Taru'. Melalui pengalaman ini, Anda dapat mempelajari aspek teknis dan budaya di balik setiap tetes whisky.
Terletak di Kota Yoichi, Hokkaido, area ini juga dikenal sebagai penghasil apel yang terkenal. Distileri ini berada di dekat Jalur Nasional 229 (Rita Road), sehingga aksesnya cukup mudah. Jaraknya sekitar 30 menit berkendara dari Otaru dan sekitar 1 jam 30 menit dari Sapporo. Menggabungkan kunjungan ini dengan wisata kuliner di sekitar Hokkaido akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.
Sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan kaki di area kompleks bangunan. Karena ini adalah situs sejarah yang sedang beroperasi, harap menjaga ketertiban selama kunjungan. Untuk aktivitas mencicipi minuman, harap perhatikan aturan usia; konsumsi alkohol oleh anak di bawah usia 20 tahun sangat dilarkan secara ketat sesuai hukum Jepang.