
Panduan
Yamanami Highway adalah rute berkendara di dalam Taman Nasional Aso Kusuju yang melintasi area yang dijuluki sebagai 'Atap Kyushu'. Khususnya di sekitar Chojen-hara, rute ini menawarkan pemandangan yang sangat dramatis karena terletak di kaki Pegunungan Kuju, di mana Anda dapat melihat langsung Gunung Iozan yang mengeluarkan asap sulfur ke langit. Seiring dengan perubahan ketinggian, Anda akan disuguhi pemandangan beruntun mulai dari padang rumput, lahan basah, hingga lanskap pegunungan yang megah.
Area ini merupakan bagian dari Taman Nasional Aso Kusuju, sebuah kawasan yang memiliki sejarah panjang hidup berdampingan dengan alam. Di sekitar Chojenbara, terdapat berbagai upaya untuk menjaga ekosistem yang kaya, termasuk penyediaan fasilitas seperti Visitor Center untuk melindungi lingkungan alam. Tempat ini juga berfungsi sebagai pusat edukasi untuk mempelajari lingkungan alam setempat agar dapat diwariskan ke generasi mendatang.

Sepanjang rute ini, terdapat banyak titik pandang yang menakjubkan. Di Chojanbara, terdapat jalan lurus yang menawarkan pandangan luas ke arah Pegunungan Kuju, menciptakan pemandangan yang sangat ikonik. Selain itu, di Gunung Makino-to Pass yang berada di ketinggian 1.330m, yang merupakan titik tertinggi di jalan raya ini, tersedia tempat parkir yang tertata dan observatorium untuk memandang pegunungan di sekitar. Anda juga bisa melihat padang rumput di luar kaldera Aso dan siluet Aso Godake dari dataran tinggi Senomoto.
Salah satu keunggulan area ini adalah wajah alamnya yang berubah sesuai musim. Dari musim semi hingga musim panas, Anda akan melihat hamparan bunga yang segar dan padang rumput hijau yang luas. Saat musim gugur, warna-warni dedaunan yang cerah akan memanjakan mata. Di musim dingin, Anda bahkan bisa menyaksikan fenomena rime ice (es yang menempel pada pohon). Tergantung pada waktu berkendara, Anda bisa menikmati suasana mistis yang diselimuti kabut pagi atau pemandangan pegunungan yang dinamis di bawah sinar matahari siang yang cerah.

Selain berkendara, Anda juga dapat menikmati jalan santai di tengah alam. Di sekitar Chojenbara, terdapat jalur papan kayu (boardwalk) yang tertata rapi di Lahan Basah Tadera, memungkinkan Anda mengamati ekosistem lahan basah sambil berjalan kaki. Di Visitor Center setempat, Anda juga dapat belajar lebih dalam mengenai flora, fauna, dan serangga yang hidup di wilayah ini melalui berbagai pameran dan video edukasi.
Beberapa titik penting seperti Chojenbara Visitor Center, Gunung Makino-to Pass, dan Dataran Tinggi Senomoto tersebar di sepanjang rute. Titik-titik ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pusat untuk memahami alam lebih dalam. Selain itu, terdapat juga fasilitas pemandian air panas (onsen) di sekitar area ini, sehingga Anda dapat bersantai dan merasakan budaya lokal setelah selesai berkendara.

Saat menikmati berkendara atau berjalan santai, harap perhatikan hal berikut: