
Panduan
Museum of Yamaguchi Prefecture didirikan pada tahun 1979 sebagai museum yang menonjolkan karakteristik lokal Yamaguchi. Dengan kebijakan dasar sebagai museum yang terbuka bagi partisipasi masyarakat, museum ini berfungsi sebagai pusat kreasi budaya regional. Koleksinya mencakup penggalian budaya lokal, termasuk budaya Ouchi dari abad pertengahan, serta pameran seniman yang memiliki hubungan erat dengan prefektur ini. Bangunan beton bertulang ini memiliki struktur satu lantai bawah tanah dan dua lantai di atas tanah, terletak di lingkungan yang tenang dan harmonis dengan alam sekitarnya.
Museum ini berkembang pesat berkat donasi sejumlah besar karya dari keluarga pelukis Yasuo Katsuki, yang dikenal melalui "Seri Siberia" yang menggambarkan pengalaman penahanan di Siberia. Hal ini membuat museum memiliki koleksi penting yang berakar pada sejarah lokal, seperti karya Senno dan Kano Hogai yang terkait dengan klan Choshu, serta pelukis pasca-perang seperti Kazusaku Kobayashi. Museum terus berupasi untuk melestarikan warisan budaya bersejarah sekaligus menciptakan budaya baru.
Museum ini memiliki beberapa ruang pameran (A hingga F) yang digunakan untuk koleksi tetap maupun pameran khusus. Keunikan utama museum ini adalah pameran karya seniman lokal Yamaguchi dan budaya Ouchi abad pertengahan. Arsitekturnya yang khas memberikan suasana tenang di tengah distrik pendidikan yang damai, memungkinkan pengunjung menikmati karya seni dengan khidmat. Jenis karya yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari lukisan tradisional Jepang (Nihonga) hingga seni kontemporer.
Jam operasional adalah pukul 09:00 hingga 17:00 (pintu masuk terakhir pukul 16:30). Kami menyarankan untuk berkunjung pada siang hari agar dapat merasakan tekstur bangunan dan keindahan alam di sekitarnya secara maksimal. Karena pameran khusus dapat berubah sesuai jadwal, sangat disarankan untuk memeriksa jadwal pameran terlebih dahulu. Anda dapat menikmati keindahan seni yang dipadukan dengan perubahan pemandangan alam di setiap musim.
Selain menikmati pameran, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti bincang galeri (gallery talk), kuliah, atau acara komunitas lainnya yang bertujuan untuk menciptakan budaya baru bersama masyarakat lokal. Di dalam museum juga terdapat toko suvenir dan kafe museum, tempat yang nyaman untuk bersantai sambil meresapi kesan setelah melihat pameran.
Museum terletak di sepanjang jalur taman yang termasuk dalam "100 Jalan Terbaik di Jepang" di pusat kota Yamaguchi. Area sekitarnya merupakan distrik budaya dan pendidikan yang mencakup Perpustakaan Prefektur Yamaguchi, Kantor Pemerintahan Yamaguchi, Katedral St. Xavier Yamaguchi, Museum Yamaguchi, Kuil Rurikoji, dan Taman Koyama, sehingga Anda dapat menikmati wisata budaya yang menyeluruh.
Demi menjaga keamanan karya seni dan kenyamanan bersama, harap perhatikan aturan berikut: Matikan ponsel atau atur ke mode getar, dan hindari penggunaan ponsel di dalam ruang pameran. Dilarang mengambil foto, video, maupun menggambar sketsa (copying). Jangan menyentuh karya seni atau etalase. Dilarang makan, minum (termas termasuk air, permen, atau permen karet), serta membawa tanaman atau serangga ke dalam ruangan. Harap titipkan payung di tempat yang disediakan. Fasilitas kursi roda, kereta bayi, dan toilet ramah disabilitas tersedia di lokasi.