
Panduan
Gunthari-yama adalah sebuah bukit dengan ketinggian 342m yang terletak di ujung timur Taman Nara. Memiliki luas sekitar 33 hektar, bukit ini memiliki ciri khas berupa lereng yang landai dan tertutup oleh rumput hijau yang indah, menjadikannya salah satu lanskap ikonik yang mewakili keindahan Nara. Di puncak bukit, terdapat makam kuno Uguisu-zuka Kofun (makam gundukan) yang memberikan nuansa sejarah yang kental. Dari puncaknya, Anda dapat menikmati pandangan panorama 180 derajat. Jika cuaca cerah, Anda dapat melihat hingga ke Cekungan Kyoto, Cekungan Nara, bahkan pegunungan jauh seperti Pegunungan Kii dan Pegunungan Rokko. Selain itu, pemandangan malam di sini juga telah diakui sebagai salah satu dari Tiga Pemandangan Malam Terbaik di Jepang.
Gunthari-yama juga dikenal dengan sebutan 'Gunthari-yama' atau 'Gunthari-yama' dalam konteks sejarah. Pada zaman Edo, salah satu dari 'Delapan Pemandangan Nanto' adalah 'Salju di Gunung Mikasa', yang mencatat keindahan salju yang menutupi rumput hijau. Selain itu, gunung ini sangat terkenal dengan tradisi 'Yamayaki' (pembakaran gunung) yang diadakan setiap bulan Januari sebagai bagian dari ritual pemeliharaan lanskap tradisional Jepang. Makam Uguisu-zuka Kofun yang terletak di puncak juga menjadi bukti penting dari sejarah panjang kawasan ini.

Fitur utama dari Gunthari-yama adalah luasnya pandangan yang ditawarkan. Dari puncak, panorama 180 derajat membentang luas dari Cekungan Nara hingga Cekungan Kyoto. Saat langit cerah, Anda bahkan bisa melihat Pegunungan Kongo, Pegunungan Ikoma, hingga pegunungan di arah Wakayama. Di malam hari, tempat ini menjadi lokasi favorit untuk menikmati pemandangan cahaya kota yang indah, yang termasuk dalam kategori salah satu pemandangan malam terbaik di Jepang. Seluruh area yang tertutup rumput memberikan kesan alam yang sangat hijau dan menenangkan.
Gunthari-yama menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim. Waktu yang sangat direkomendasikan adalah saat musim 'Yamayaki' di bulan Januari atau saat rumput terlihat sangat hijau dan indah dari musim semi hingga musim gugur. Untuk menikmati pemandangan malam, waktu terbaik adalah setelah matahari terbenam. Perlu dicatat bahwa akses berbayar ke area tingkat pertama (ketinggian 270m) dan tingkat kedua (ketingngan 308m) biasanya berlaku dari Sabtu ketiga bulan Maret hingga Minggu kedua bulan Desember. Namun, akses ke puncak (tingkat ketiga) dapat diakses sepanjang tahun.

Tersedia jalur pendakian yang tertata untuk berjalan kaki menikmati alam. Anda juga dapat menggunakan 'Shin-Gunthari-yama Driveway' untuk mengakses area dekat puncak menggunakan kendaraan bermotor. Selain itu, terdapat berbagai titik di sekitar Cekungan Nara, seperti area dekat Heijo-kyu dan Kofuku-ji, di mana pengunjung dapat menyaksikan tradisi pembakaran gunung dan keindahan lanskap dari kejauhan.
Di sekitar Gunthari-yama, terdapat berbagai situs Warisan Dunia yang terletak di Taman Nara, seperti Kuil Todai-ji, Kuil Kasuga Taisha, dan Kuil Kofuku-ji. Kawasan kota bersejarah 'Naramachi' juga dapat dicapai dengan berjalan kaki. Menggabungkan kunjungan ke tempat-tempat ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah dan alam Nara.

Jika Anda berencana mendaki, siapkan sepatu dan pakaian yang nyaman untuk berjalan kaki. Untuk akses yang lebih mudah ke dekat puncak, Anda bisa menggunakan kendaraan melalui Shin-Gunthari-yama Driveway. Terkait pembayaran, harap pastikan ketersediaan metode pembayaran di fasilitas sekitar. Informasi mengenai papan petunjuk bahasa Inggris atau bantuan staf mungkin terbatas, jadi disarankan untuk mengecek informasi detail sebelumnya, terutama saat musim Yamayaki. Harap selalu menjaga kebersihan dengan membawa kembali sampah Anda dan menjaga kelestarian tanaman demi melindungi alam.