
Panduan
Unoha Shinji adalah upacara sakral yang diselenggarakan di Sumiyoshi Taisha setiap tahun pada hari 'U' (hari dalam kalender tradisional Jepang) pertama di bulan Mei. Upacara ini dilakukan untuk memperingati pendirian Sumiyoshi Taisha. Selama festival, taman 'Unohana-en' di dalam area kuil akan dipenuhi oleh bunga Utsugi yang mekar indah, memberikan warna alami yang memuksi. Ciri khas utama dari ritual ini adalah penggunaan dahan bunga Utsugi sebagai alat persembahan oleh para pendeta.
Menurut legenda, pendirian Sumiyoshi Taisha terjadi pada tahun 211 Masehi, tepat pada tahun 'U', bulan 'U', dan hari 'U'. Karena latar belakang sejarah inilah, tanaman Utsugi (bunga Utsugi) telah dianggap memiliki hubungan mendalam dengan Sumiyoshi Taisha sejak zaman dahulu. Dalam ritual ini, dahan Utsugi dipersembahkan di hadapan dewa sebagai simbol menyambut musim yang baru.
Ritual berlangsung secara bertahap dari pagi hingga siang hari. Pertama, upacara persembahan dahan Utsugi dilakukan di Daiichi Hongu dan Goshogonomiya. Pada saat ini, para pendeta mengenakan hiasan bunga Utsugi pada pakaian ritual mereka. Setelah itu, pertunjukan tari ritual (Bugaku) yang diiringi oleh musik tradisional (Gagaku) akan dipentaskan di Ishibutai. Pemandangan ritual yang berlangsung di atas panggung batu (Ishibutai) yang terletak di atas kolam adalah salah satu pemandangan paling ikonik dan unik.
Unoha Shinji diadakan setiap tahun pada hari 'U' pertama di bulan Mei. Ini adalah waktu di mana bunga Utsugi sedang mekar dengan indahnya. Jam operasional biasanya dimulai dari pukul 10:00 hingga 16:00. Urutan acara dimulai dengan ritual oleh pendeta di pagi hari, diikuti oleh pertunjukan tari Bugaku di Ishibutai. Karena waktu mekarnya bunga sangat bergantung pada kondisi alam, disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.
Selama periode ini, Anda dapat menikmati pemandangan alam yang didominasi oleh bunga Utsugi di area Sumiyoshi Taisha. Menonton langsung prosesi ritual tradisional serta tarian Bugaku yang diiringi musik Gagaku memberikan kesempatan langka untuk mengamati bentuk asli perayaan Shinto di Jepang. Taman 'Unohana-en' adalah ruang spesial yang hanya dibuka untuk umum pada periode ini saja.
Taman Unohana-en terletak di seberang 'Sumiyoshi Budokan' di dalam kompleks kuil. Karena nama 'Unohana-en' mungkin tidak tertera di peta resmi, Anda dapat menggunakan Sumiyoshi Budokan sebagai titik penanda untuk menemukan lokasinya dengan mudah. Area sekitarnya merupakan kompleks kuil yang luas dengan arsitektur bersejarah dan pemandangan alam yang asri.
Menonton ritual ini tidak dipungut biaya (gratis). Namun, untuk keperluan transportasi atau konsumsi di sekitar area, Anda dapat menggunakan uang tunai, kartu kredit, atau kartu IC transportasi.
Karena ritual ini bersifat tradisional, penjelasan detail biasanya disampaikan dalam bahasa Jepang. Disarankan untuk memperhatikan papan informasi atau situs resmi untuk panduan lebih lanjut.
Tidak diperlukan reservasi atau pemesanan sebelumnya untuk menonton upacara ini.
Karena banyak aktivitas dilakukan di luar ruangan, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Mengingat ini adalah masa transisi musim, gunakan pakaian yang dapat menyesuaikan suhu udara.
Harap mematuhi instruksi dari pendeta atau aturan setempat mengenai pengambilan foto selama ritual berlangsung. Beberapa bagian ritual mungkin memiliki batasan pengambilan gambar.
Beberapa bagian di area kuil memiliki perbedaan ketinggian atau anak tangga. Jalur utama umumnya sudah tertata, namun harap berhati-hati saat mendekati area Ishibutai.
Mohon menjaga ketenangan dan kesantunan selama upacara berlangsung agar tidak mengganggu kekhidmatan ritual yang sedang dijalankan.