
Panduan
Ube Jinja adalah kuil penting dalam sejarah Provinsi Inaba yang terletak di Kota Tottori, Prefektures Tottori. Kuil ini memiliki sejarah panjang di mana keluarga Ifube telah meneruskan peran pendeta secara turun-temurun. Bangunan utamanya (Honden) dibangun kembali pada tahun 1898 (Era Meiji) dengan gaya arsitektur Sanma-sha Ryug style yang megah, dilengkapi dengan atap Hinoki-buki yang elegan. Di dalam area kuil, Anda dapat merasakan atmosfer sejarah melalui keberadaan Soriishi, sebuah peninggalan dari zaman Kofun, serta menyaksikan tradisi tarian Kirin Shishimai yang merupakan warisan budaya takbenda Prefektur Tottori.
Sejarah kuil ini sangat tua, bermula sejak pendiriannya pada tahun 648 (Era Taika). Catatan mengenai silsilah pendeta kuil ini sangat detail, mencakup sejarah panjang sejak zaman Heian. Menariknya, pada era Meiji, keluarga pendeta kuil ini juga memiliki kaitan dengan tokoh budaya, di mana kakek dari komposer terkenal Akira Ifukube pernah menjabat sebagai pendeta di sini. Keberadaan 'Soriishi', yang diyakini sebagai peninggalan dari awal abad ke-5 (Zaman Kofun), menjadi bukti nyata transisi sejarah panjang di wilayah ini.

Keindahan arsitektur dan peninggalan sejarah adalah daya tarik utama Ube Jinja. Pertama, bangunan utama yang mempertahankan gaya arsitektur era Meiji memberikan kesan wibawa yang luar biasa bagi pengunjung. Kedua, terdapat 'Soriishi' yang terletak di posisi yang menghadap ke Gunung Kineoka, sebuah situs yang diyakini sebagai tempat suci kuno. Selain itu, pada festival tahunan tanggal 21 April, Anda dapat menyaksikan pertunjukan 'Kirin Shishimai', sebuah tarian singa tradisional yang memiliki gerakan unik mirip dengan tari Gakuku atau Noh, yang menjadi simbol budaya lokal.
Kuil ini dapat dikunjungi kapan saja dengan suasana yang tenang. Namun, kami sangat menyarankan untuk datang pada saat festival bulan April, karena suasana akan sangat hidup dengan adanya tarian Kirin Shishimai dan parade tradisional. Untuk pengamatan detail arsitektur dan lanskap alam di sekitar Soriishi, waktu siang hari adalah yang terbaik. Jika Anda mencari ketenangan dan suasana meditatif, waktu menjelang sore hari akan memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam.

Di sini, pengunjung dapat mempelajari struktur kuil tradisional Jepang dan bentuk kepercayaan lokal secara visual. Anda dapat mengamati bangunan bersejarah serta memahami budaya tarian singa yang berakar kuat di masyarakat. Selain itu, Anda dapat menyusun rute perjalanan sejarah dengan mengunjungi situs lain di sekitar seperti bekas kantor pemerintahan Inaba (Inaba Kokucho Ato) untuk memahami sejarah wilayah Inaba secara menyeluruh.
Di sekitar Ube Jinja, terdapat banyak situs bersejarah lainnya seperti bekas kantor pemerintahan Inaba, 'Manyo no Yakata' yang memperkenalkan budaya Manyoshu, serta Air Terjun Amadaki yang termasuk dalam 100 Air Terjun Terbaik di Jepang. Anda juga dapat menjelajahi sejarah lokal dengan mengunjungi makam keluarga Ikeda, penguasa Tottori, untuk memperkaya pengalaman wisata sejarah Anda.
Kami menyarankan penggunaan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki karena terdapat beberapa anak tangga dan area dengan kemiringan. Siapkan uang tunai jika Anda ingin membeli jimat (omamori) atau memberikan persembahan. Karena ini adalah tempat suci, harap patuhi aturan pengambilan foto di area tertentu atau saat upacara berlangsung. Mohon jaga kebersihan dengan membawa kembali sampah Anda dan tetap menjaga ketenangan selama berada di area kuil.