
Panduan
Tsukuba San Bairin terletak di lereng selatan Gunung Tsukuba (sekitar ketinggian 200 hingga 270 meter) di Kota Tsukuba, Prefektur Ibaraki. Dikelola oleh pemerintah kota Tsukuba, tempat ini telah dibuka sejak tahun 1966 dan memiliki area seluas sekitar 4,5 hektar dengan total sekitar 1.000 pohon plum, yang terdiri dari 800 pohon plum putih dan 200 pohon plum merah. Terdapat sekitar 30 jenis varietas plum, di mana jenis yang mekar lebih awal mulai terlihat pada akhir Januari. Pemandangan di sini sangat unik karena perpaduan antara bebatuan besar Gunung Tsukuba dengan hamparan bunga plum, dan pada hari yang cerah, Anda dapat melihat Gunung Fuji serta Tokyo Skytree di kejauhan.
Kebun plum ini dibangun pada tahun 1966 sebagai bagian dari pengembangan pariwisata Gunung Tsukuba dengan mengolah lahan di lereng gunung. Sejak penyelenggaraan pertama "Tsukuba San Ume Matsuri" (Festival Plum Tsukuba) pada tahun 1974, acara ini terus berlanjut sebagai tradisi lokal yang berakar kuat di masyarakat. Pada tahun 2000, "Proyek Pemulihan Tsukuba San Bairin" dimulai untuk menjaga kelestarian lingkungan alam dan meningkatkan keindahan lanskap. Karakteristik pohon plum di sini adalah batang yang unik dengan lumut kerak dan percabangan yang tumbuh rendah serta melebar secara horizontal akibat teknik pemangkasan yang dilakukan setiap tahun antara bulan November hingga Januari.

Di dalam area ini, terdapat berbagai fasilitas dan pemandangan yang menonjolkan keindahan bentuk alam. Salah satu daya tarik utamanya adalah kontras antara bebatuan besar Gunung Tsukuba dengan bunga plum. Terdapat banyak bongkahan batu granit yang terakumulasi akibat aliran sedimen. Selain itu, di sepanjang jalan terdapat singkapan batuan granit yang memungkinkan pengunjung mengamati struktur pegmatit yang putih secara geologis. Untuk beristirahat, tersedia gazebo kayu (Azumaya) di mana Anda bisa duduk santai sambil memandang dataran Kanto. Selain itu, dari teras Tsukuba Omotenashi-kan, Anda dapat menikmati pemandangan 1.000 pohon plum merah dan putih dari jarak dekat.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Januari hingga Februari. Terutama sejak akhir Januari, bunga plum yang mekar lebih awal akan menandakan datangnya musim semi. Sangat disarankan untuk berkunjung pada siang hari saat langit cerah agar dapat melihat pemandangan jarak jauh seperti Gunung Fuji dan Tokyo Skytree dengan jelas. Selama periode festival musiman "Tsukuba San Ume Matsuri", Anda juga dapat membeli produk olahan seperti plum wine (umeshu) dan umeboshi yang dibuat dari hasil panen setempat, memberikan pengalaman budaya yang lebih mendalam.

Selain berjalan santai, Anda dapat menikmati pengamatan geologi dan botani. Di area ini, terdapat berbagai tanaman seperti Yamazakura (ceri liar), azalea, hydrangea, serta berbagai tanaman liar seperti violet yang memberikan wajah berbeda di setiap musim. Anda juga bisa beristirahat di fasilitas seperti Tsukuba Omotenashi-kan yang dikelilingi alam. Selama festival berlangsung, Anda bisa merasakan sentuhan teknologi pengolahan tradisional melalui pembelian produk khas daerah.
Area di sekitar kebun plum dikelilingi oleh alam Gunung Tsukuba yang kaya. Anda dapat mempelajari pembentukan alam melalui singkapan batuan granit di lokasi. Selain itu, terdapat juga tempat bersejarah seperti Kuil Tsukuba yang bisa dikunjungi untuk melengkapi perjalanan wisata alam Anda. Akses menuju lokasi dapat ditempuh dengan bus shuttle dari Stasiun Tsukuba atau menggunakan kendaraan pribadi melalui gerbang tol Tsuchiura Kita IC.
Karena berada di lingkungan alam terbuka, persiapan yang matang sesuai musim sangat diperlukan. Mengingat kunjungan biasanya dilakukan pada musim dingin hingga awal musim semi, sangat disarankan mengenakan pakaian hangat yang tebal. Meskipun terdapat jalur jalan kayu yang memungkinkan akses kursi roda, disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki karena medan yang alami. Harap periksa informasi terbaru mengenai metode pembayaran dan ketersediaan layanan bahasa di lokasi.