
Panduan
Tsukigase Bairin adalah sebuah kawasan pemandangan alam yang mencakup 'Tsukigase Bairin', sebuah situs pemandangan indah yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang, yang terletak di Kota Nara, Prefektur Nara. Meskipun bentuk lembah telah berubah akibat penyelesaian Bendungan Takayama, saat ini kawasan ini menawarkan pemandangan yang harmonis antara air Sungai Satsuki dengan pepohonan plum yang ditanam kembali maupun pohon-pohon kuno yang dipindahkan. Dengan sekitar 10.000 pohon plum yang bermekaran, tempat ini menjadi destinasi yang sangat populer saat musim semi tiba. Sejak tahun 1975, kawasan ini juga telah ditetapkan sebagai bagian dari Taman Alam Tsukigase Kinoyama, Prefektur Nara.
Sejarah tempat ini sangat panjang. Terdapat legenda bahwa pada tahun 1205, saat pendirian Kuil Shinpu-ji, pohon-pohon plum ditanam untuk menghormati Sugawara no Michizane. Salah satu ikon utamanya adalah 'Tosen no Ume', sebuah pohon plum kuno yang diperkirakan berusia lebih dari 600 tahun dan merupakan aset budaya yang ditetapkan oleh desa Tsukigase lama. Dahulu, daerah ini dikenal sebagai penghasil 'Ume' (plum hitam), dan hingga zaman Meiji, varietas liar yang belum dimodifikasi banyak dibudidayakan. Ketika Bendungan Takayama selesai pada tahun 1969, upaya penyelamatan dilakukan dengan memindahkan pepohonan plum agar tidak tenggelam, yang kemudian membentuk lanskap indah di sekitar Danau Tsukigase saat ini. Sejak tahun 1922, 'Tsukigase Bairin' telah diakui sebagai salah satu pemandangan indah pertama yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang.

Tsukigase Bairin terdiri dari beberapa area dengan daya tarik yang berbeda:
Waktu terbaik untuk mengunjungi Tsukigase Bairin adalah pada bulan Maret, saat bunga plum mulai bermekaran. Pada periode ini, Anda dapat menyaksikan pemandangan spektakuler di mana warna-warni bunga plum menyatu dengan jernihnya air danau yang terbentuk oleh bendungan. Mengunjungi tempat ini saat musim semi adalah cara terbaik untuk merasakan perubahan alami yang menakjubkan.

Kegiatan utama di sini adalah berjalan santai menikmati alam. Anda dapat menyusuri jalan setapak di antara pepohonan plum dan di sepanjang tepi Sungai Satsuki sambil mengamati sisa-sisa sejarah seperti prasasti kuno atau bekas jembatan tua. Untuk relaksasi setelah berjalan-jalan, terdapat fasilitas seperti 'Tsukigase Onsen' atau 'Romantopia Tsukigase' di sekitar area untuk beristirahat.
Di sekitar lokasi terdapat berbagai situs bersejarah dan taman alam lainnya. Anda bisa mengunjungi bekas kediaman pejabat klan Yagyu (Yagyu Han Jinya Ato) atau menikmati keindahan bunga Iris di Yagyu Hanashobu-en. Area Tsukigase Momono juga menawarkan suasana taman alam yang menenangkan.