
Panduan
Tono Furusato Village adalah sebuah museum terbuka yang terletak di Kota Tono, Prefektur Iwate. Dibuka pada tahun 1996 sebagai fasilitas praktik 'green tourism', museum ini berdiri di atas lahan seluas 8,8 hektar yang dikelilingi oleh hutan dan area persawahan yang asri. Di sini, berbagai rumah tradisional 'Nanbu Magariya' (rumah petani kuno) dipindahkan untuk melestarikan arsitektur khas daerah tersebut. Pengunjung dapat menjelajahi replika pemandangan pedesaan Jepang yang autentik serta mengikuti berbagai program budaya lokal.
Fasilitas ini memegang peran penting dalam menjaga dan mewariskan pemandangan desa pegunungan Tono kepada generasi mendatang. Di dalam area ini, terdapat banyak bangunan 'Nanbu Magariya' yang merupakan gaya arsitektur khas daerah setempat, yang memberikan gambaran nyata tentang cara hidup masyarakat di masa lalu. Bangunan-bangunan ini menjadi elemen penting untuk memahami sejarah dan gaya hidup tradisional secara visual.

Di dalam area museum, tersebar berbagai bangunan kuno dari berbagai era. Salah satu yang paling ikonik adalah 'Rumah Kimori' yang berukuran besar, serta 'Rumah Kobiru' yang berkaitan erat dengan budaya kuliner. Selain itu, terdapat area yang sangat atmosferik seperti pondok kincir air dan 'Hutan Mayoi-ga' yang mencerminkan legenda Tono yang terkenal. Bangunan-bangunan ini merupakan materi berharga yang menunjukkan cara hidup tradisional Jepang.
Fasilitas ini dapat dikunjungi sepanjang tahun, namun setiap musim menawarkan pesona yang berbeda. Dari musim semi hingga musim gugur, pemandangan alam dan sawah di sekitar lokasi sangat indah dan sangat cocok untuk aktivitas luar ruangan. Jam operasional adalah pukul 09:00 hingga 17:00, dengan batas waktu masuk terakhir pada pukul 16:00. Anda dapat menikmati perubahan alami musim yang menyatu dengan pemandangan kehidupan tradisional.

Tono Furusato Village menawarkan lebih dari sekadar kunjungan visual. Tersedia berbagai program pengalaman seperti membuat kerajinan jerami, kerajinan bambu, pewarnaan kain, pembuatan keramik, memasak makanan khas daerah, hingga aktivitas pertanian. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat memahami budaya dan keterampilan tradisional Jepang secara lebih mendalam.
Di dalam kompleks terdapat pusat pengunjung bernama 'Fuju-sha' yang dilengkapi dengan restoran dan toko suvenir. Selain itu, terdapat juga museum alam yang menyediakan informasi mengenai lingkungan alam sekitar. Lokasi ini dikelilingi oleh lanskap tradisional yang membuat Anda dapat menikmati keaslian alam Tono sepenuhnya.

Karena area museum mencakup area luar ruangan yang luas, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Jika Anda berencana mengikuti program pengalaman, gunakanlah pakaian yang memudahkan pergerakan. Mohon jaga etika dan hormati budaya lokal selama berkunjung.