
Panduan
Templo no Oka Park adalah taman luas yang terletak di Kota Shimotsuke, Prefektur Tochigi. Kawasan ini menawarkan harmoni antara hutan alami yang tenang dengan situs-situs sejarah yang bermakna, menciptakan pemandangan yang berbeda di setiap musim. Puncak keindahannya terjadi pada musim semi saat sekitar 500 pohon sakura bermekaran, yang dirayakan dalam 'Festival Bunga Tenpyo' dari akhir Maret hingga akhir April. Selain keindahan alam, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas budaya dan bersantai di kafe yang menggunakan bangunan rumah tradisional (kominka) yang telah direnovasi.
Wilayah ini memiliki keterkaitan sejarah dengan era Kaisar Shotoku pada abad ke-8, masa di mana agama Buddha digunakan untuk menstabilkan negara. Di dalam taman terdapat situs bersejarah 'Bekas Kuil Kokubunji dan Kokubun-niji' yang telah ditetapkan sebagai situs nasional. Anda dapat merasakan atmosfer masa lalu melalui fasilitas yang dirancang untuk mengenang sejarah tersebut. Selain itu, di Gunung Kunimi yang dikelilingi parit dan tembok batu, terdapat sebuah batu besar bernama 'Zenseki' (atau Nariishi). Uniknya, jika Anda bertepuk tangan di bawah tangga menuju batu tersebut, suara tepukan akan memantul kembali dengan jelas.

Daya tarik utama taman ini adalah perpaduan antara acara musiman dan lanskap alam. Mulai dari mekarnya sakura di musim semi, festival lampion 'Shimotsuke Tosakukai' yang indah di musim panas, hingga acara 'Imoni-kai Tenpyo' pada bulan November. Pengunjung juga dapat belajar sejarah di 'Museum Shimotsuke Fudoki' yang memamerkan artefak seperti Haniwa (figur tanah liat) dan tembikar dari makam Kotsuka. Berjalan santai di jalur setapak hutan atau menikmati kopi di kafe rumah tradisional di tengah pemandangan sejarah adalah pengalaman yang sangat berkeskan.
Musim semi (akhir Maret hingga akhir April) adalah waktu tersibuk dan paling indah karena sekitar 500 pohon sakura sedang bermekaran penuh dalam Festival Bunga Tenpyo. Pada musim panas, suasana berubah menjadi magis dengan kehadiran 4.000 lampion berbentuk cangkir di sekitar area rumah tradisional dalam acara 'Shimotsuke Tosakukai'. Di musim gugur, pada hari Minggu pertama bulan November, Anda dapat menikmati acara 'Imoni-kai Tenpyo' di mana hidangan tradisional Imoni disajikan dalam panci besar. Kami menyarankan untuk berjalan-jalan di hutan pada siang hari dan menikmati pemandangan lampu-lampu cantik setelah matahari terbenam.

Anda dapat melakukan jalan santai sambil mempelajari sejarah di area ini. Aktivitas populer meliputi mengunjungi museum untuk melihat koleksi kuno atau beristirahat di kafe bergaya rumah tradisional. Jangan lewatkan pengalaman unik mencoba bertepuk tangan di depan batu 'Zenseki' di puncak Gunung Kunimi untuk mendengar gema suara Anda. Saat musim festival, suasana akan semakin meriah dengan banyaknya kedai makanan lokal yang menyajikan hidangan khas.
Di sekitar taman, terdapat berbagai peninggalan sejarah seperti bekas Kuil Kokubunji dan Kokubun-niji. Situs-situs ini merupakan bagian penting untuk memahami arsitektur dan budaya kuno Jepang. Lokasi ini juga memiliki akses yang baik menuju berbagai destinasi wisata lainnya di Prefektur Tochigi, menjadikannya titik awal yang strategis untuk menjelajahi wilayah tersebut.
Sangat disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Di dalam taman terdapat kafe rumah tradisional untuk beristirahat. Untuk pembayaran di kafe atau kedai saat festival, tersedia opsi tunai atau kartu kredit (tergantung ketersediaan). Meskipun tidak ada informasi resmi mengenai ketersediaan staf berbahasa Inggris, Anda tetap dapat menikmati suasana dengan tenang. Fotografi diperbolehkan selama mematuhi aturan yang berlaku saat acara berlangsung. Fasilitas ramah disabilitas seperti tempat parkir dan akses kursi roda juga telah disediakan.