
Panduan
Sugito-dera adalah kuil aliran Tendai yang terletak di Nikaido, Kota Kamakura, Prefektur Kanagawa. Dikenikmati sebagai salah satu kuil dengan sejarah tertua di Kamakura, tempat ini merupakan kuil pertama dalam rangkaian ziarah 33 Kannon Bando (Bando Sanjusankannon) dan Bando 33 Kannon. Di dalam kompleks kuil, Anda dapat merasakan budaya tradisional Jepang melalui pemandangan gerbang Nio beratap jerami yang megah serta tangga batu yang tertutup lumut hijau, menciptakan suasana yang tenang dan sakral.
Sejarah kuil ini bermula pada era Tenpyo (sekitar tahun 731 M). Konon, pendeta Gyoki memilih lokasi ini sebagai tempat yang layak untuk memuja Kannon, dan ia sendiri yang memahat patung Kannon Sebelas Wajah untuk ditempatkan di sini. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan ini terus dijaga, mulai dari pembangunan aula utama oleh Permaisuri Komyo hingga pemahatan ulang patung Buddha oleh biksu tinggi seperti Nyonin dan Genshin. Selain nilai religiusnya, area di belakang kuil juga menyimpan jejak sejarah abad pertengahan, di mana dulunya terdapat Kastil Sugimoto, menjadikan tempat ini simbol sejarah penting di Kamakura.

Ciri khas utama Sugimoto-dera adalah keindahan lanskap yang menyatu dengan alam. Tangga batu berlumut di jalur menuju aula utama adalah karya seni alami yang terbentuk selama bertahun-tahun. Di dalam aula utama, Anda dapat bersembahyang dengan jarak dekat di depan patung Bodhisattva Kannon Sebelas Wajah yang merupakan aset budaya penting. Selain itu, Gerbang Nio dengan atap jeraminya merupakan struktur berharga yang mempertahankan gaya arsitektur tradisional Jepang. Pengunjung juga dapat menemukan 'Yagura' (makam lubang di tebing) khas Kamakura dan gugusan batu peringatan yang menambah kedalaman eksplorasi sejarah.
Kompleks kuil ini menawarkan ekspresi yang berbeda di setiap musim. Pada musim semi atau saat tanaman mulai menghijau, Anda dapat menikmati gradasi warna alam yang menyegarkan. Waktu siang hari sangat disarankan karena cahaya matahari akan memperjelas detail tekstur lumut pada tangga batu dan struktur bangunan. Selain itu, terdapat upacara khusus seperti Shingon Daimogo pada 1 Januari, Kanbutsu-e (Festival Bunga) pada bulan April, dan festival besar Shimanrokujunichi-nichi pada bulan Agustus yang menawarkan pengalaman ritual yang unik.

Di Sugimoto-dera, Anda dapat menikmati waktu untuk refleksi diri dalam suasana yang hening. Anda dapat mempersembahkan doa kepada Kannon Sebelas Wajah melalui ritual sembahyang di aula utama. Terkadang, terdapat informasi mengenai pengalaman budaya seperti menulis sutra (shakyo) melalui situs resmi. Berjalan menyusuri area kuil akan memberikan pemahaman mendalam tentang budaya Buddha dan keindahan alam di tengah suasana kota tua Kamakura.
Area di sekitar Sugimoto-dera memiliki suasana tenang yang khas dari kawasan bersejarah Nikaido. Lokasi ini sangat cocok bagi mereka yang ingin melakukan tur keliling kuil. Di belakang kuil terdapat bekas situs Kastil Sugimoto untuk melacak jejak sejarah. Akses menuju lokasi cukup mudah dengan bus dari Stasiun Kamakura, sehingga Anda dapat menggabungkan kunjungan ini dengan rute wisata kafe atau kuil lainnya di sekitar.