
Panduan
Shikaumi Jinja adalah sebuah kuil yang terletak di Pulau Shika, Distrik Higashi, Kota Fukuoka. Kuil ini menyembah Tiga Dewa Watatsumi yang konon muncul dari ritual penyucian (misogi) oleh Dewa Izanagi. Sejak zaman kuno, kuil ini telah dihormati sebagai pelindung laut dan pusat spiritual bagi wilayah Teluk Hakata yang menghadap ke Laut Genkai. Di dalam area kuil, Anda dapat menemukan bangunan utama (Honden) serta berbagai kuil kecil lainnya. Selain itu, terdapat juga harta budaya penting yang ditetapkan oleh prefektur Fukuoka, seperti menara Hogyoin To dan prasasti puisi Manyo yang bernilai sejarah tinggi.
Sejarah kuil ini sangat erat kaitannya dengan mitologi Jepang. Dalam legenda, ketika Dewa Izanagi melakukan ritual penyucian di tepi pantai setelah kembali dari negeri kematian, muncul tiga dewa dari tiga tingkatan laut: Sototsu Watatsumi, Nakatsu Watatsumi, dan Kamitsu Watatsumi. Ketiga dewa ini melambangkan keselamatan di laut dan regenerasi, serta telah menjaga keamanan jalur transportasi laut di Teluk Hakata selama berabad-abad.

Selain bangunan utama, terdapat berbagai kuil kecil yang tersebar di area kuil. Objek penting seperti menara Hogyoin To dan Prasasti Manyo No. 1 menunjukkan nilai sejarah yang luar-luar biasa. Anda juga dapat mengunjungi berbagai kuil pendukung seperti Imamiya Jinja, Otake Jinja, serta kuil-kuil lainnya yang memiliki peran unik dalam tradisi lokal. Lokasinya yang dekat dengan laut menciptakan suasana suci yang menyatu dengan alam.
Shikaumi Jinja mengadakan berbagai festival sepanjang tahun. Festival seperti 'Bushasai' di bulan Januari, 'Yamayorei' pada bulan April dan November, serta 'Goshinkosai' yang diadakan dua tahun sekali pada bulan Oktober merupakan acara penting yang ditetapkan sebagai budaya takbenda Prefektur Fukuoka. Mengunjungi kuil pada waktu-waktu ini memungkinkan Anda menyaksikan langsung ritual tradisional yang masih terjaga. Pada hari pertama tahun baru, gerbang kuil dibuka sejak tengah malam untuk menyambut tahun baru.

Pengunjung dapat merasakan semangat 'Misogi' atau penyucian diri yang merupakan tradisi Shinto. Sebelum berdoa, ada tradisi menyucikan diri dengan gerakan tangan yang lembut. Anda juga dapat membersihkan diri di tempat pembasuhan (Chozuya) untuk menenangkan pikiran dan tubuh sebelum menghadap dewa. Kuil ini juga melayani berbagai permohonan doa (seperti keselamatan keluarga, kesehatan, dan keselamatan transportasi) melalui kantor kuil.
Terletak di Pulau Shika, kuil ini dikelilingi oleh garis pantai yang indah. Anda dapat menikmati perjalanan menuju kuil dengan menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Hakata, yang merupakan pengalaman menyenangkan tersendinya sendiri. Area sekitar menawarkan perpaduan antara eksplorasi sejarah dan jalan-jalan santai menikmati pemandangan laut.

Harap ikuti tata krama tradisional saat berkunjung. Sangat disarankan untuk melakukan penyucian diri di tempat pembasuhan. Gunakan sepatu yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan di area kuil. Jika ingin melakukan ritual doa khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan pihak kuil terlebih dahulu. Perlu diperhatikan bahwa dalam beberapa tradisi tertentu, kunjungan mungkin dibatasi bagi mereka yang sedang dalam masa berkabung atau kondisi khusus lainnya.