
Panduan
Saiokuji adalah kuil dari sekte Myoshinji-Rinzai yang terletak di Maruko, Distrik Suruga, Kota Shizuoka, Prefektur Shizuoka. Kuil ini juga dikenal dengan nama Togeppo. Daya tarik utamanya adalah Taman Saiokuji yang telah ditetapkan sebagai Tempat Indah dan Situs Bersejarah Nasional. Taman ini merupakan mahakarya teknik lanskap tradisional Jepang yang menggunakan teknik 'Shakkei' atau pemandangan pinjaman, di mana keindahan Gunung Tenchusan dan Mariko Fuji diintegrasikan secara visual ke dalam taman. Selain itu, kuil ini memiliki lanskap unik seperti pemandangan bulan yang dilihat dari hutan bambu yang konon meniru suasana Higashiyama di Kyoto.
Sejarah kuil ini bermula pada tahun 1504 (Era Eisho pertama). Tempat ini awalnya adalah sebuah gubuk bambu bernama 'Saiyoken' yang didirikan oleh penyair Renga terkenal, Socho (1448–1532), yang juga melayani keluarga Imagawa. Kemudian, lokasi ini diubah menjadi kuil oleh Imagawa Ujiyori. Selama era Edo, kuil ini memiliki catatan sejarah yang kuat, termasuk menerima surat resmi (Shuinjo) dari Keshogunan Tokugawa, yang menunjukkan status pentingnya sejak lama. Kuil ini memiliki keterikatan mendalam dengan budaya tradisional Jepang, khususnya seni Renga.

Hal yang paling menonjol adalah Taman Saiokuji yang merupakan Situs Bersejarah Nasional. Desain taman memanfaatkan topografi alam sekitarnya, menggunakan teknik 'Shakkei' untuk menarik pemandangan Gunung Tenchusan dan Gunung Fuji sebagai latar belakang. Di dalam area kuil, terdapat bangunan tempat bersemayamnya dewi Kannon Sejuichimen yang memberikan nuansa sejarah yang kental. Anda dapat menikmati harmoni antara alam dan arsitektur, seperti desain ruang untuk memandang bulan melalui hutan bambu.
Wajah taman berubah sesuai musim. Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan alam adalah saat musim semi (hijau segar) atau musim gugur (daun berwarna-warni). Nama julukan 'Togeppo' juga merujuk pada aspek budaya untuk mengagumi bulan, sehingga latar belakang budaya menikmati cahaya bulan di tengah keheningan malam sangatlah penting. Harap periksa informasi terbaru mengenai ketersediaan kunjungan malam atau acara khusus.
Di sini, Anda dapat merasakan budaya taman tradisional Jepang dan sejarah yang berkaitan dengan penyair Socho. Berjalan menyusuri area kuil yang tertata rapi akan memberikan pengalaman berharga dalam memahami estetika Jepang, seperti teknik pemandangan pinjaman dan penempatan bangunan yang selaras dengan alam. Anda juga dapat mempelajari budaya jalanan bersejarah di sekitar Maruko-juku.
Area di sekitar Saiokuji berkaitan dengan 'Maruko-juku', sebuah pos persinggahan di jalur Tokaido kuno. Kawasan ini masih mempertahankan suasana jalanan bersejarah, dengan beberapa tempat lokal yang telah berdiri selama lebih dari 400 tahun. Setelah mengunjungi Saiokuji, Anda dapat berjalan-jalan santai menikmati suasana kota tua di sekitarnya.
Saat berkunjung ke kuil, harap perhatikan hal berikut: