
Panduan
Sekimon-do terletak di Pulau Shodoshima, Prefektur Kagawa, dan merupakan kuil ke-18 dari rute ziarah 88 Kuil Shodoshima. Tempat ini adalah kuil pegunungan yang dibangun menggunakan gua di dinding batu yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik sekitar 13 juta tahun yang lalu. Lokasi ini melambangkan sejarah Shodoshima sebagai "Pulau Batu", di mana topografi alam dan kepercayaan spiritual menyatu secara mendalam. Saat ini, tempat ini menarik minat para peziarah maupun wisatawan yang ingin mengagumi keindahan formasi geologi yang luar biasa.
Di Pulau Shodoshima, terdapat banyak "kuil pegunungan" yang memanfaatkan lembah dan topografi alami. Hal ini didasarkan pada legenda bahwa Kobo Daishi (Kukai) pernah melakukan praktik meditasi dan doa di berbagai titik di pulau ini. Sekimon-do adalah bagian dari sejarah tersebut, di mana dewa bersemayam di dalam gua tebing batu yang curam, mencerminkan budaya kepercayaan pegunungan dan budaya batu di Shodoshima. Dalam konteks "Setouchi Ishi no Shima" (Pulau Batu Setouchi) yang terkait dengan Warisan Jepang, tempat ini merupakan titik penting yang menunjukkan bagaimana pembentukan alam dan budaya spiritual dapat berpadu.

Fokus utama kunjungan adalah melihat dewa utama (Honzon) yang terletak di dalam gua dinding batu hasil aktivitas vulkanik. Dewa yang bersemayam di sini adalah Shogun Jizo Bosatsu. Pemandangan di mana dinding batu raksasa yang alami menjadi bagian dari struktur kuil adalah fenomena unik yang hanya bisa ditemukan di sini. Selain itu, bentuk dinding batu di sekitar gua dan lingkungan alam yang asri di sekelilingnya juga menjadi elemen daya tarik utama.
Sekimon-do menawarkan pemandangan yang berbeda tergantung musim. Sangat disarankan untuk berkunjung saat musim gugur, ketika area yang dikenal sebagai "Momiji-dani" (Lembah Daun Merah) berubah menjadi sangat berwarna-warni dengan dedaunan musim gugur. Karena sifatnya sebagai situs suci pegunungan, perubahan alam di setiap musim akan memberikan pengaruh besar pada suasana pemandangan yang disajikan.

Di sini, Anda dapat merasakan budaya ziarah tradisional Jepang yang disebut "Ohenro". Menempuh jalur pendakian yang cukup terjal sebagai bagian dari rute 88 Kuil Shodoshima dan berada di dalam ruang gua yang hening merupakan kesempatan langka untuk menyentuh sisi spiritualitas Jepang. Tempat ini juga sangat cocok bagi para fotografer yang ingin mengabadikan keindahan bentuk alam yang unik.
Sekimon-do terletak di area Pulau Shodoshima yang kaya akan alam. Di sekitarnya terdapat berbagai kuil pegunungan lainnya, sehingga Anda dapat mengunjunginya sebagai bagian dari rute ziarah bersama situs suci lainnya. Di dalam kota Shodoshima sendiri, terdapat banyak titik bersejarah yang memanfaatkan topografi alam.
Karena Sekimon-do adalah situs suci pegunungan, terdapat jalur pendakian untuk mencapai bangunan utama. Oleh karena itu, sangat wajib menggunakan sepatu jalan yang nyaman dan pakaian yang memudahkan pergerakan. Selain itu, harap menjaga ketenangan dan mematuhi etika saat berkunjung ke tempat ibadah.