
Panduan
Ryugan-ji adalah kuil aliran Soto Zen yang terletak di Kota Usa, Prefektur Oita. Kuil ini diyakini didirikan oleh pendeta Gyoki pada tahun 746 (era Tenpyo 18). Ciri khas utama kuil ini adalah Aula Okunoin yang dibangun memanfaatkan dinding tebing alami, serta tiga patung Buddha yang ditempatkan di dalamnya. Keduanya merupakan Warisan Budaya Penting Nasional Jepang, yang melambangkan kemahiran teknik pahat dan gaya arsitektur bersejarah Jepang. Keindahan patung tiga dewa yang konon dipahat dari satu batang pohon kayu besar, serta harmoni antara bangunan dan alam, akan memberikan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.
Sejarah Ryugan-ji sangatlah tua. Meskipun sempat mengalami kebakaran hebat akibat serangan dari daimyo Otomo no Surin yang menyebabkan banyak bangunan hancur, Aula Okunoin dan patung utama berhasil selamat hingga saat ini. Patung tiga dewa yang menampilkan gaya akhir era Heian ini sangat berharga karena dipamerkan dalam bentuk kayu alami tanpa pewarnaan, menonjolkan keindahan bentuk aslinya. Selain itu, Aula Okunoin merupakan satu-satunya bangunan kayu dari era Kamakura di Prefektur Oita, menjadikannya situs dengan nilai sejarah yang sangat tinggi. Tangga kayu yang disebut 'Kizahashi' juga merupakan bagian penting dari warisan sejarah ini.

Titik fokus utama adalah 'Aula Okunoin' yang seolah menempel pada dinding tebing. Menggunakan gaya arsitektur 'Kakezukuri' (bangunan gantung) yang memanfaatkan topografi alami, tempat ini menciptakan pemandangan yang sangat unik. Di dalam aula, terdapat patung Amida Nyorai, Yakushi Nyorai, dan Fudo Myoo yang dipahat dari satu pohon kayu besar. Keindahan yang sederhana namun kuat ini mencerminkan estetika tradisional Jepang. Selain itu, tangga kayu 'Kizahashi' yang menuju ke aula memberikan nuansa historis yang kental, melambangkan rasa hormat manusia terhadap alam.
Ryugan-ji menawarkan ekspresi yang berbeda tergantung musim dan waktu. Khusus pada pertengahan September, diadakan festival 'Kangetsu-sai' (Festival Bulan). Pada periode ini, cahaya bulan yang masuk ke dalam Aula Okunoin akan menyinari ketiga patung Buddha, menciptakan pemandangan yang sangat magis dan fantastis. Pengalaman melihat patung yang tampak bersinar di bawah cahaya bulan adalah momen langka yang hanya bisa dirasakan pada waktu ini. Kunjungan kapan pun tetap cocok bagi Anda yang ingin mencari ketenangan di tengah suasana kuil yang hening.

Di sini, Anda dapat melakukan perjalanan budaya dengan mengamati langsung detail arsitektur dan pahatan patung Buddha. Mempelajari teknik arsitektur yang memanfaatkan dinding tebing alami serta legenda pembuatan patung dari satu pohon kayu akan memberikan wawasan tentang tingginya keterampilan seni pahat tradisional Jepang. Anda dapat merenung dalam keheningan dan merasakan kedalaman spiritualitas budaya Jepang.
Di sekitar Ryugan-ji, terdapat berbagai destinasi wisata alam yang indah. Sekitar 14 menit berkendara dari lokasi, terdapat Lembah Takikiri yang menawarkan pemandangan alam yang asri. Selain itu, terdapat juga 'Iwa no Sen' (sekitar 14 menit berkendara) dan Air Terjun Yono (sekitar 17 menit berkendara) yang sangat cocok untuk dikunjungi jika Anda ingin menggabungkan wisata sejarah dengan eksplorasi alam di Prefektur Oita.

Harap perhatikan hal berikut saat berkunjung. Karena terdapat banyak tangga dan beberapa bagian mungkin licin, kami sangat menyarankan penggunaan sepatu yang nyaman dan stabil. Berhati-hatilah terutama saat cuaca hujan karena lantai bisa menjadi sangat licin. Tersedia tongkat bantu di bagian penerima tamu. Sebagai tempat suci, harap menjaga ketenangan dan menghormati warisan budaya yang ada. Untuk pembayaran, harap siapkan uang tunai.