
Panduan
Oyata Jinja adalah kuil dengan sejarah mendalam yang terletak di Oyata, Kota Mino, Prefektur Gifu, tepat di kaki Gunung Tenno. Kuil ini didedikasikan untuk memuja dewa Takeshayasu no Saonomitokoto. Di dalam area kuil, terdapat bangunan utama (Honden) dan aula pemujaan (Haiden) yang dibangun kembali pada era Kanbun (sekitar tahun 1671-1672) di awal zaman Edo, yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional. Selain itu, kawasan ini dikelilingi oleh hutan asli pohon Yamamomiji yang merupakan Monumen Alam Nasional, menciptakan pemandangan yang menyatukan keajaiban alam dan sejarah.
Asal-usul kuil ini konon bermula dari masa pemerintahan Kaisar Reizei ke-7 (sekitar 2.270 tahun yang lalu). Dahulu, di tanah ini terdapat kuil Buddha luas bernama 'Tennozan Zenjoji' yang didirikan oleh biksu Taicho. Sepanjang sejarah, tempat ini telah melewati berbagai perubahan, termasuk kebakaran akibat perang dan perubahan nama akibat pemisahan agama Buddha dan Shinto pada zaman Meiji. Keberadaan struktur seperti gerbang Loumen (Nio-mon) yang bergaya Buddhis di dalam area kuil menjadi bukti sejarah sinkretisme (perpaduan) antara Shinto dan Buddha. Selain itu, mitologi seputar 'Moyama' juga menjadi elemen penting yang memperkaya sejarah tempat ini.

Fokus utama kunjungan adalah bangunan Honden dan Haiden yang merupakan Warisan Budaya Penting Nasional. Arsitektur megah yang mempertahankan gaya awal zaman Edo ini adalah warisan budaya yang sangat berharga. Selain itu, gerbang Loumen (bekas Nio-mon) yang merupakan aset budaya Kota Mino juga merupakan bangunan penting yang menyisakan jejak era kuil Buddha masa lalu. Di dalam area kuil, terdapat juga kekayaan budaya takbenda yang dikenal sebagai 'Oyata no Hinkoko'. Dari sisi alam, terdapat 'Kaede-dani' (Lembah Maple) yang merupakan hutan asli dengan sekitar 3.000 pohon Yamamomiji, termasuk pohon-pohon tua yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun.
Sorotan utama musim adalah musim gugur pada akhir November. Warna-warni indah dari pohon Yamamomiji, yang termasuk dalam salah satu dari 33 lokasi terbaik musim gugur Hida-Mino, menawarkan pemandangan spektakuler yang hanya bisa dinikmati pada waktu tersebut. Pada siang hari, Anda dapat melihat kontras yang indah antara dedaunan musim gugur yang cerah dengan bangunan bersejarah. Selain itu, perayaan lokal terkadang diadakan pada hari Minggu sekitar tanggal 15 April. Jika Anda menginginkan suasana ibadah yang tenang, waktu pagi hari pada hari kerja sangat disarankan karena tingkat keramaian yang lebih rendah.

Di sini, Anda dapat menyaksikan keindahan arsitektur tradisional Jepang sekaligus keindahan bentuk alam secara bersamaan. Anda dapat melakukan perjalanan spiritual yang tenang sambil mengagumi bangunan bersejarah (Warisan Budaya Penting) dari dekat. Lingkungan yang dikelilingi hutan asli Yamamomiji juga berfungsi sebagai tempat relaksasi untuk menjauh dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Anda dapat berjalan menyusuri tempat yang menjadi latar belakang mitologi, yang merupakan akar dari budaya spiritual Jepang.
Oyata Jinja terletak di kaki Gunung Tenno dengan lingkungan alam yang sangat asri. Di sekitar area ini terdapat tempat-tempat dengan latar belakang sejarah seperti Moyama, serta kuil-kuil lain yang terkait dengan mitologi (seperti Kuil Moyama Tenjin, Kuil Kado, dan Kuil Aoyagi), yang dapat Anda jadikan sebagai rute penjelajahan sejarah. Anda dapat menjelajahi lanskap alam dan topografi sejarah di sekitar Kota Mino.

Harap perhatikan hal-hal berikut saat berkunjung: