
Panduan
Ono Jinja adalah sebuah kuil yang terletak di Kota Otsu, Prefektur Shiga. Kuil ini menghormati dewa-dewa yang dianggap sebagai leluhur dari pengrajin kue dan makanan tradisional, sehingga telah menjadi pusat kepercayaan masyarakat setempat sejak zaman dahulu. Di dalam area kuil, terdapat beberapa bangunan suci yang memiliki hubungan erat dengan tokoh-tokoh sejarah penting, memungkinkan pengunjung untuk merasakan jejak sejarah diplomasi, budaya, dan sastra Jepang. Suasana suci yang menyatu dengan alam sekitarnya memberikan ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung.
Kuil ini mendharmakan dewa-dewa yang diyakini sebagai leluhur dari klan Ono. Salah satu dewa yang disembah adalah Amatsuhiko no Kuni Oshihito no Mikoto, putra pertama dari Kaisar Koshō yang kelima, yang dianggap sebagai leluhur pembangunan negara di banyak wilayah. Selain itu, bersama dengan Yaimochi no Omikoshi no Mikoto, yang merupakan leluhur pengrajin kue, kuil ini telah mengawasi perkembangan budaya kuliner dan industri sejak lama. Dengan latar belakang sejarah yang tercatat dalam daftar dewa Enshiki, kuil ini memainkan peran penting dalam sejarah lokal dan nasional.

Di dalam area kuil, terdapat beberapa bangunan suci yang masing-masing memiliki latar belakang sejarah yang unik. Contohnya, Kuil Ono no Imiko didedikasikan untuk Ono no Imiko, seorang diplomat yang berperan aktif sebagai utusan ke Tiongang pada tahun 607 Masehi. Beliau tidak hanya dikenal dalam bidang diplomasi, tetapi juga sebagai pelopor seni merangkai bunga (Ikebana) yang tradisinya masih lestari hingga kini. Selain itu, terdapat Kuil Ono no Takamura yang menghormati Ono no Takamura, seorang sarjana Tiongkok dan penyair terkenal dari era Heian. Di area ini, Anda dapat menemukan prasasti puisi yang memungkinkan Anda bersentuhan langsung dengan sejarah sastra klasik Jepang. Bangunan-bangunan ini merupakan dokumen berharga yang menunjukkan jejak para tokoh besar masa lalu.
Kuil ini menunjukkan wajah yang berbeda di setiap musim. Pada musim di mana pepohonan menjadi hijau rimbun, Anda dapat beribadah dalam suasana alam yang sangat tenang. Pada waktu-waktu tertentu, terdapat juga upacara tradisional seperti Mats festival bulan Mei yang memberikan kesempatan untuk mengamati budaya tradisional setempat secara langsung. Waktu siang hari sangat ideal untuk mengamati detail ukiran kayu pada bangunan suci serta detail arsitektur bersejarah lainnya.
Di sini, Anda dapat merasakan bentuk kepercayaan tradisional Jepang secara langsung. Di kantor kuil (shamusho), Anda dapat memperoleh Goshuin (stempel kaligrafi suci) atau Ema (plakat doa) sebagai bukti kunjungan Anda. Selain itu, dengan memahami semangat seni merangkai bunga dari Ono no Imiko atau latar belakang sastra Ono no Takamura, kunjungan Anda akan menjadi lebih dari sekadar wisata biasa, melainkan sebuah pendalaman terhadap budaya spiritual Jepang.
Di sekitar Ono Jinja, terdapat pemandangan indah yang menghadap ke Danau Biwa. Terdapat juga berbagai kuil lain dengan latar belakang sejarah dan warisan budaya lokal yang dapat Anda masukkan ke dalam rute jalan kaki sejarah di sekitar Kota Otsu. Anda dapat menikmati keindahan pemandangan Danau Biwa yang menenangkan sambil menjelajahi suasana kota bersejarah di sekitarnya.
Saat berkunjung, harap perhatikan etika beribadah di kuil Jepang. Karena area kuil memiliki bagian yang berupa tanah alami atau dedaunan kering, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Untuk pembelian jimat (omamori) atau Goshuin, pembayaran biasanya dilakukan dengan uang tunai. Mengenai aturan pengambilan foto, harap ikuti instruksi yang ada di setiap area. Karena panduan dalam bahasa Inggris mungkin terbatas, disarankan untuk mempelajari dasar-dasar tata cara beribadah sebelum berkunjung agar pengalaman Anda lebih lancis.