
Panduan
Ondo no Seto adalah sebuah selat yang terletak di antara daratan utama Honshu dan Pulau Kurahashi di Kota Kure, Prefektur Hiroshima. Selat ini memiliki karakteristik unik berupa arus yang sangat cepat dalam ruang yang sempit, dengan lebar hanya sekitar 80 hingga 90 meter pada bagian tersempitnya. Sejak zaman dahulu, tempat ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran utama di Laut Seto Dalam. Terdapat legenda populer yang menyatakan bahwa Taira no Kiyomori, seorang tokoh sejarah besar, telah membuka jalur ini. Saat ini, kawasan ini telah dikembangkan menjadi area wisata dengan taman, fasilitas observasi, dan pameran sejarah yang tertata rapi.
Wilayah ini memiliki sejarah panjang sebagai titik penting transportasi sejak zaman Nara. Salah satu teori asal-usul nama 'Ondo' berasal dari kata 'Ondo' yang berarti 'menyeberang secara tersembunyi', karena konon dahulu orang bisa menyeberang dengan berjalan kaki saat air surut. Selain itu, legenda pembukaan selat oleh Taira no Kiyomori untuk kepentingan perdagangan Jepang-Tiongkok telah mengakar kuat dalam sejarah lokal.
Dalam aspek budaya, daerah ini terkenal dengan 'Ondo no Funauta' (Lagu Perahu Ondo) yang dinyanyikan di tengah deru arus yang kuat. Dahulu, perahu penyeberang (Ondo Tosen) merupakan sarana transportasi rutin, dan sejarah tersebut kini menjadi simbol identitas daerah. Keindahan alam di sini juga sering menjadi inspirasi bagi para sastrawan dan penyair.

Di sekitar Ondo no Seto, terdapat berbagai titik untuk menikmati sejarah dan alam secara bersamaan. Taman Ondo no Seto adalah daya tarik utama, memanfaatkan topografi dengan perbedaan ketinggian sekitar 200 meter. Di dalam taman, Anda dapat menemukan patung 'Nissho-zo' yang berkaitan dengan legenda Taira no Kiyomori, serta berbagai prasasti sejarah. Selain itu, Anda bisa menikmati pemandangan Jembatan Ondo dan Jembatan Ondo Kedua, serta mengunjungi kafe yang menempati bekas lokasi penyeberangan perahu masa lalu.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim semi (Maret hingga Mei). Di sepanjang jalan dan lereng Taman Ondo no Seto, terdapat sekitar 8.300 pohon azalea yang akan mekar dengan warna cerah, menciptakan pemandangan yang memukau. Anda juga dapat menikmati keindahan bunga sakura di area 'Sakura no Sato'. Disarankan untuk berkunjung pada siang hari agar dapat melihat dengan jelas dinamika arus laut yang kuat serta struktur jembatan yang megah.

Mesk Meskipun layanan penyeberangan perahu rutin sudah tidak ada, Anda dapat merasakan suasana sejarah dengan mengunjungi kafe yang menggunakan bekas tempat tunggu penumpang. Anda juga bisa berjalan santai menyusuri jalur sejarah untuk melihat prasasti dan pameran dokumen terkait Ondo no Seto. Di Taman Ondo no Seto, Anda dapat menikmati pemandungan dari ketinggian serta melihat sisa-sisa struktur sejarah seperti bekas situs meriam kuno.
Dekat dengan Taman Ondo no Seto, terdapat Pusat Budaya Pariwisata Ondo (Ondo Tourism Culture Hall). Fasilitas ini menyediakan pameran detail mengenai sejarah Ondo no Seto, serta memiliki dek observasi untuk melihat Laut Seto Dalam dan restoran. Jembatan Ondo dan Jembatan Ondo Kedua merupakan elemen penting yang memperindah lanskap kawasan ini.
Karena Taman Ondo no Seto memiliki perbedaan ketinggian yang cukup signifikan, sangat disarankan untuk menggunakan sepatu jalan yang nyaman. Karena adanya kemiringan di beberapa area, harap berhati-hati saat berjalan.