
Panduan
Stasiun Okudai-Ijukami terletak di Prefektur Shizuoka, tepatnya di kawasan pemukiman yang tenang di jalur Oigawa Railway Ibigawa Line. Stasiun ini dipindahkan ke lokasinya saat ini pada tahun 1990 seiring dengan pembangunan Bendungan Nagashima. Terletak di ketinggian 490 meter di ujung Danau Sosegawa, stasiun ini menawarkan pemandangan unik di mana sebagian peronnya seolah-olah menjorok ke atas permukaan danau. Dikelilingi oleh jembatan raksasa 'Rainbow Bridge', stasiun ini memiliki nuansa seperti pulau terpencil dan dikenal sebagai 'stasiun tersembunyi' (hikyo-eki). Karena minimnya cahaya buatan, stasiun ini juga menawarkan pengalaman luar biasa melalui kereta khusus 'Hoshizora Ressha' (Kereta Bintang) yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan langit berbintang yang sangat jernih.
Stasiun ini dipindahkan untuk menghindari genangan jalur lama akibat pembangunan bendungan. Pada tahun 2001, stasiun ini terpilih sebagai salah satu dari '100 Stasiun Terbaik di Chubu', menjadikannya simbol budaya perkeretaapian Jepang. Keunikan lanskapnya juga telah diakui secara internasional, termasuk menerima Cool Japan Award pada tahun 2019. Stasiun ini memiliki julukan 'Stasiun Cinta Okudai'. Nama ini berasal dari budaya unik di mana pasangan mengunci 'Kotak Kunci Cinta' di peron sebagai simbol janji setia. Di masa lalu, stasiun ini bahkan menjadi lokasi penyelenggaraan upacara pernikahan, menjadikannya tempat yang penuh makna sejarah dan romansa.

Daya tarik utamanya adalah pemandangan terbuka dari peron yang menghadap langsung ke danau. Perpaduan antara dua jembatan raksasa (Rainbow Bridge) yang melintasi jalur kereta dan permukaan danau yang tenang menciptakan pemandangan yang memukau bagi fotografer. Di peron juga terdapat 'Happy Happy Bell', sebuah lonceng yang dipercaya membawa kebahagiaan. Selain itu, terdapat 'Kotak Kunci Cinta' di mana pengunjung dapat mengunci gembok sebagai kenang-kenangan romantis. Di dekat stasiun, terdapat fasilitas Lake Cottage Okudai yang menyediakan area istirahat dan dek observasi untuk menikmati pemandangan sekitar.
Keindahan stasiun ini dapat dinikmati sepanjang tahun, namun sangat disarankan untuk berkunjung saat musim semi (hijau segar) atau saat udara sangat jernih, di mana kontras antara birunya danau dan hijaunya pepohonan terlihat sangat tajam. Untuk pengalaman yang tak terlupakan, Anda bisa mencoba kereta malam khusus untuk melihat bintang-bintang. Namun, harap perhatikan jadwal keberangkatan karena perjalanan di malam hari sangat gelap dan memerlukan persiapan matang.

Anda dapat menikmati jalan-jalan santai atau hiking di sekitar area stasiun. Oigawa Railway juga menyediakan panduan jalur hiking dari stasiun ini menuju Stasiun Onsen Sosekyo. Aktivitas budaya yang paling populer adalah menggunakan 'Kunci Cinta' khusus untuk mengunci janji cinta di 'Kotak Kunci Cinta' di peron. Selain itu, Anda bisa bersantai di fasilitas seperti Lake Cottage Okudai untuk menikmati ketenangan alam.
Di sekitar stasiun terdapat titik-titik alam yang kaya seperti Gunung Tenguishi. Untuk akses menuju stasiun, tersedia tempat parkir di sepanjang Jalan Prefektur 388. Namun, perlu diperhatikan bahwa dari tempat parkir menuju stasiun, Anda harus berjalan kaki melalui jalur pegunun selama sekitar 15 hingga 20 menit, jadi pastikan Anda memiliki waktu yang cukup.

Karena lokasinya yang berada di daerah pegunungan, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berjalan (seperti sepatu kets/sneakers). Jalur dari tempat parkir ke stasiun melibatkan tangga dan jalan setapak yang menanjak. Untuk pembayaran transportasi, pastikan Anda membawa uang tunai (cash) karena keterbatasan sistem pembayaran di jalur ini. Meskipun fotografi diperbolehkan, harap tetap menjaga ketenangan dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain. Perlu diingat bahwa fasilitas seperti Lake Cottage Okudai mungkin tutup pada musim dingin, jadi sebaik selalu memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.