
Panduan
Museum of Ohara adalah museum swasta pertama di Jepang yang didirikan pada tahun 1930 (Era Showa 5). Museum ini didirikan oleh pengusaha Magosaburo Ohara untuk menghormati seniman Kojiro Kojima. Koleksinya sangat luas, mencakup seni Barat dari era modern hingga kontemporer, serta seni kuno Timur dan karya-karya terkait gerakan Mingei (seni rakyat). Fasilitas ini terdiri dari Gedung Utama, Galeri Kerajinan & Timur, serta Galeri Peringatan Kojiro Kojima, yang memungkinkan pengunjung menikmati setiap koleksi sesuai dengan karakteristiknya.
Pendirian museum ini berakar pada visi Magosaburo Ohara, seorang tokoh terkemuka di Kurashiki. Ia sangat menghargai bakat dan semangat seni dari temannya, seniman Kojiro Kojima, dan mendirikan museum ini untuk meneruskan warisan tersebut. Kojiro Kojima sendiri dikenal karena dedikasinya dalam memadukan sensibilitas Timur dengan esensi seni Barat melalui aktivitas kreatifnya di Eropa. Koleksi yang dikumpulkan melalui perjalanan tersebut kini menjadi inti dari museum ini. Sejak awal berdiri, museum terus mengumpulkan koleksi yang mencakup seni modern dan kontemporer Jepang, gerakan Mingei, serta aliran seni dunia.

Konten pameran terbagi ke dalam beberapa bagian: Gedung Utama, Galeri Kerajinan & Timur, dan Galresi Peringatan Kojiro Kojima. Di Gedung Utama, Anda dapat menyaksikan karya seni Barat yang diakui dunia, memberikan gambaran tentang perkembangan seni lintas zaman. Di Galeri Kerajinan & Timur, dipamerkan seni kuno Timur seperti keramik dan cetakan, serta karya dari tokoh-tokoh gerakan Mingei seperti Shoji Hamada dan Bernard Leach. Selain itu, di Galeri Peringian Kojiro Kojima, Anda dapat menjelajahi seni dari Mesir kuno dan Asia Barat, memberikan perspektif multidimensi dalam menikmati keindahan.
Jam operasional standar adalah pukul 09:00 hingga 17:00. Karena konten pameran dan operasional dapat berubah tergantung hari, sangat disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung. Terkadang, museum mengadakan program khusus seperti "Morning Tour", di mana pengunjung dapat menikmati suasana tenang di Gedung Utama bersama pemandu khusus sebelum jam operasional normal dimulai. Ini adalah kesempatan istimial untuk berinteraksi dengan karya seni dalam suasana yang sangat tenang.

Selain menikmati pameran, museum juga aktif dalam kegiatan edukasi bagi anak-anak maupun masyarakat umum. Museum ini juga menjadi wadah bagi kegiatan seni lainnya, seperti konser musik, yang bertujuan untuk memperluas batas antara seni rupa dan musik. Sistem tiket yang digunakan memungkinkan fleksibilitas, di mana pengunjung dapat mengumpulkan stempel di setiap galeri setelah mengunjungi satu area ke area lainnya. Sistem ini juga dirancang agar tiket dapat digunakan secara efektif untuk menikmati seluruh koleksi secara perlahan.
Demi menjaga ketenangan lingkungan museum, pengunjung diharapkan menjaga ketertiban. Harap patuhi instruksi lokal mengenai pembatasan pengambilan foto atau area terlarang untuk melindungi koleksi seni. Museum ini juga ramah bagi penyandang disabilitas dengan menyediakan rute khusus untuk pengguna kursi roda. Mohon tetap memperhatikan kenyamanan pengunjung lain saat bergerak di dalam area museum.

Di sekitar museum, terdapat kawasan wisata dengan bangunan bersejarah dan distrik Bikan yang indah. Berjalan-jalan menyusuri jalanan kota yang bersejarah setelah mengunjungi museum adalah cara yang sempurna untuk melengkapi perjalanan Anda di Kurashiki.