
Panduan
Situs Obuna terletak di sepanjang Sungai Obuna di distrik Minamikayabe, Hakodate, Hokkaido, tepatnya di atas teras pantai dengan ketinggian 30 hingga 50 meter. Situs ini merupakan pemukiman skala besar dari periode paruh kedua Zaman Jomon Awal hingga periode Jomon Menengah. Situs ini memiliki karakteristik sebagai pusat pemukiman menetap yang berkembang antara 5.000 hingga 4.000 tahun yang lalu. Hal yang paling menonjol adalah ditemukannya lebih dari 100 bekas bangunan lubang (pit dwellings), struktur tanah skala besar, serta lebih dari 100 gugusan makam lubang tanah. Berbagai temuan seperti tulang hewan laut, ikan, dan kacang-kacangan menunjukkan pola konsumsi dan kehidupan spiritual masyarakat pada masa itu.
Situs ini menunjukkan struktur pemukiman yang jelas pada masa ketika pola hidup menetap mulai mapan. Temuan artefak menunjukkan bahwa masyarakat saat itu memanfaatkan kekayaan sumber daya laut Pasifik (seperti paus, singa laut, tuna, salmon, dan tiram) serta sumber daya hutan (seperti kastanye, kenari, murbei liar, dan pohon lacquer) secara cerdik. Selain itu, adanya struktur tanah skala besar mengindikasikan bahwa tempat ini berfungsi sebagai pusat spiritual di mana ritual dan upacara dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar tempat tinggal. Karena nilai sejarahnya yang tinggi, situs ini telah ditetapkan sebagai situs sejarah pada tahun 2001.

Di dalam situs, terdapat berbagai struktur yang menceritakan kehidupan masa lalu. Salah satu yang paling menarik adalah bekas bangunan lubang berukuran besar dengan kedalaman lebih dari 2 meter. Bangunan-bangunan ini memiliki struktur lantai yang digali dalam, dan di dekat tungku terdapat lubang kecil khusus yang diduga terkait dengan ritual. Struktur tanah yang luas juga menunjukkan kemungkinan bahwa tempat ini merupakan lokasi upacara atau 'tempat pengiriman' (okuriba). Selain itu, ditemukan tulang belakang paus dalam kondisi terbakar di bekas bangunan, yang menjadi bukti nyata adanya ritual menggunakan hewan. Hal ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana manusia purba memperlakukan sumber daya alam dan menjalankan ritual spiritual mereka.
Jam operasional Situs Obuna dan Pusat Interaksi Budaya Jomon Hakodate berbeda tergantung musim. Dari April hingga Oktober, buka pukul 09:00–17:00. Dari November hingga Maret, buka pukul 09:00–16:30. Anda dapat mengamati peninggalan sejarah kapan saja tanpa memandang musim. Jika ingin menjelajahi area luar ruangan (outdoor), pastikan mengenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca. Khususnya saat musim dingin, suhu sangat ekstrem sehingga persiapan pakaian hangat sangat penting. Mengunjungi pada siang hari akan memudahkan Anda melihat struktur bangunan lubang dan kontur tanah dengan lebih jelas.

Di fasilitas ini, Anda dapat mempelajari kehidupan dan budaya zaman Jomon melalui berbagai pameran. Pusat Interaksi Budaya Jomon Hakodate memamerkan artefak seperti tembikar, alat batu, dan tulang untuk memberikan pemahaman visual tentang kehidupan masa lalu. Selain itu, tersedia penjelasan berkala oleh staf pengelola (dua kali sehari selama periode April–Oktober, dalam bahasa Jepang) yang menjelaskan detail struktur situs dan latar belakang sejarahnya. Untuk kunjungan grup, disarankan melakukan reservasi sebelumnya agar bisa mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam.
Situs Obuna terletak di pesisir Hakodate dengan pemandangan alam yang asri dari Sungai Obuna dan Samudra Pasifik. Di sekitar area ini juga terdapat fasilitas terkait budaya Jomon lainnya. Akses menuju lokasi sangat mudah menggunakan kendaraan dari pusat kota Hakodate, dan Anda dapat merencanakan rute wisata yang menggabungkan kunjungan ke Bandara Hakodate, Stasiun Shin-Hakodate Hokuto, atau Taman Onuma.
Mohon perhatikan hal-hal berikut saat berkunjung: