
Panduan
Nyoi-ji (Hojusan Nyoi-ji) terletak di pesisir selatan Teluk Kumihama, bagian utara Prefektur Kyoto. Dikenal sebagai 'Kuil Doa, Bunga, dan Ceramah Dharma', tempat ini menawarkan pemandangan luar biasa dengan bunga-bunga liar dan tanaman musiman yang mekar indah. Sebagai kuil ketujuh dari '25 Kuil Bunga Kansai', pengunjung dapat menikmati puncak mekarnya bunga Mitsuba Tsutsuji serta berbagai flora lainnya. Lokasinya yang dekat dengan laut memberikan suasana alam yang sangat menyegarkan.
Kuil ini memiliki sejarah panjang dan merupakan tempat yang dihormati, dengan akar sejarah yang berkaitan dengan perintah Kaisar Fushimi. Dewa utama (Honzon) di sini adalah 'Gan-shugo' dan 'Hi-kiri Fudo-son', yang telah menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan doa dan harapan selama berabad-abad. Selain menjaga tradisi, para pendeta sebelumnya juga berperan aktif dalam melestarikan budaya lokal dan lingkungan alam. Menariknya, salah satu pendeta sebelumnya memiliki pengalaman sebagai guru bahasa Inggris, yang membantu menjembatani budaya lokal dengan dunia luar. Hal ini menciptakan ruang di mana budaya Buddha tradisional hidup berdampingan dengan rasa hormat terhadap alam sekitar.

Daya tarik utama Nyoi-ji adalah perubahan wajah alam melalui bunga-bunga yang berganti setiap musim. Pada musim semi, bunga Mitsuba Tsutsuji akan mekar dengan indahnya, sementara sepanjang tahun, berbagai tanaman liar menghiasi area kuil. Berjalan di antara bangunan bersejarah dan patung Buddha dalam keheningan adalah pengalaman yang sangat berharga. Selain itu, pada tanggal 9 Agustus, diadakan upacara 'Sennichi-e' yang melibatkan doa Goma. Acara ini juga dimeriahkan dengan tradisi pelepasan lampion di Teluk Kumihama, pesta kembang api, dan penyalaan api 'Kabutoyama Daimoji' yang menciptakan pemandangan spektakuler yang menyatukan komunitas lokal.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim semi ketika bunga Mitsuba Tsutsuji sedang mekar sempurna. Selain itu, pada tanggal satu setiap bulannya, diadakan ritual 'Tsuitachi-mairi' di mana doa Goma dilakukan pada pagi hari, terkadang disertai dengan penyajian mi udon kepada pengunjung. Untuk pengalaman malam hari, acara 'Sennichi-e' di bulan Agustus adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Pemandangan lampion yang hanyut di laut dan kembang api menciptakan suasana magis yang berbeda dari siang hari. Jam operasional kuil adalah dari pukul 08:00 hingga 19:00, namun jadwal dapat berubah tergantung pada acara atau musim.

Di Nyoi-ji, Anda tidak hanya sekadar berziarah, tetapi juga dapat mendengarkan 'Hana Setto' atau ceramah bunga. Ceramah ini tidak hanya membahas ajaran Buddha, tetapi juga memberikan penjelasan tentang arsitektur, sejarah lokal, dan keindahan bunga musiman. Anda juga dapat mengikuti doa Goma untuk mencari ketenangan batin. Pada tanggal satu setiap bulan, sering diadakan kegiatan seperti menulis sutra (Shakyo) atau sesi ceramah, yang memberikan kesempatan langka untuk menyentuh sisi spiritualitas tradisional Jepang secara langsung.
Di sekitar Nyoi-ji, terdapat berbagai rumah bersejarah dan titik wisata alam. Hanya 2 menit berkendara, terdapat 'Inaba Honke' yang kaya akan sejarah lokal. Selain itu, Anda dapat mengunjungi 'Michi-no-Eki Kumihama SANKAIKAN' untuk menikmati pemandangan Teluk Kumihama atau bersantai di pemandian air panas 'Kumihama Onsen Yumoto-kan'. Area ini juga merupakan titik strategis untuk mengunjungi tempat wisata ikonik Kyoto seperti Amanohashidate atau rumah apung (Funaya) di Ine, sehingga sangat cocok untuk dikunjungi saat melakukan perjalanan darat (road trip).
Saat berkunjung, harap menjaga ketenangan dan menghormati lingkungan kuil yang sakral. Disarankan mengenasi pakaian yang sopan dan tidak terlalu terbuka. Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai persembahan atau doa khusus, disarankan untuk mengecek detailnya terlebih dahulu. Mengenai dokumentasi, harap patuhi aturan agar tidak mengganggu jalannya ritual atau pengambilan gambar patung Buddha. Tersedia area parkir gratis, namun jika menggunakan transportasi umum, Anda dapat mempertimbangkan perjalanan dari Stasiun Kumihama.