
Panduan
Cape Nosappu adalah sebuah tanjung yang terletak di kota Nemuro, Hokkaido, yang merupakan titik paling timur di daratan utama Jepang. Dengan letak geografis yang unik, tempat ini dikenal luas sebagai lokasi untuk menyaksikan matahari terbit paling awal di Jepang. Di ujung tanjung, berdiri Mercusuar Cape Nosappu yang ikonik dengan pemandangan alam yang menawan di sekitarnya. Dari sini, Anda dapat melihat gugusan pulau seperti Pulau Keshima, Pulau Suisho, dan Pulau Kunashiri di cakrawala, memberikan pengalaman visual yang sangat istimewa.
Nama tempat ini diyakini berasal dari bahasa Ainu, "No-sam" yang berarti "di samping tanjung". Di sekitar area ini, terdapat berbagai fasilitas seperti patung "Jembatan Empat Pulau" yang dibangun sebagai simbol doa untuk pengembalian wilayah utara, serta bangunan seperti Hokkan-kan dan Rumah Bogyo. Tempat-tempat ini berfungsi untuk menyampaikan sejarah dan kondisi wilayah tersebut. Selain itu, terdapat pula tempat di mana "Lampu Doa" dari Okinawa dinyalakan sebagai simbol perdamaian.

Daya tarik utamanya adalah kemegahan matahari terbit yang muncul dari garis cakrawala. Terutama pada hari pertama tahun baru, banyak orang berkunjung untuk merayakan ritual matahari terbit. Selain itu, mercusuar di ujung tanjung dan fasilitas observasi untuk melihat wilayah utara adalah spot yang sangat penting. Tersedia juga teropong gratis di beberapa titik untuk mengamati mercusuar di Pulau Keshima atau fasilitas pengawasan di Pulau Suisho. Pada musim tertentu, Anda bahkan bisa melihat fenomena es laut (drift ice) yang memberikan kesan keindahan sekaligus kerasnya alam.
Musim panas (Mei–September) adalah waktu yang relatif nyaman, namun suhu tetap cenderung rendah. Sebagai gambaran, suhu rata-rata di bulan Agustus hanya sekitar 16,5°C. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari terbit, di mana Anda bisa merasakan cahaya pagi paling awal di daratan utama Jepang. Di musim dingin, Anda mungkin bisa menyaksikan pemandangan es laut yang menakjubik.

Kegiatan utama di sini adalah pengamatan alam. Anda dapat melihat hewan darat seperti rubah merah (Ezo fox) dan rusa Sika, serta hewan laut seperti berang-berang laut, anjing laut, hingga berbagai jenis burung seperti elang laut. Terkadang terdapat layanan kapal wisata untuk pengamatan lebih dekat. Selain itu, Anda bisa mempelajari sejarah wilayah utara melalui pameran di fasilitas setempat.
Di sekitar tanjung, terdapat fasilitas seperti "Rumah Bogyo" dan "Hokkan-kan" yang menyajikan informasi wisata serta produk lokal. Tempat ini juga menjadi pusat untuk mengenal budaya Nemuro. Akses ke area ini sangat mudah dilakukan dengan kendaraan pribadi atau mobil.
Karena lokasinya di ujung timur Hokkaido, angin bertiup sangat kencang dan suhu tetap dingin meski di musim panas. Sangat disarankan untuk membawa jaket tebal atau pakaian tahan angin, terutama saat ingin melihat matahari terbit atau saat musim dingin. Siapkan uang tunai karena beberapa fasilitas atau bus mungkin memerlukan pembayaran tunai. Karena keterbatasan informasi dalam bahasa Inggris, disarankan untuk mengecek informasi terlebih dahulu. Mohon jaga kebersihan dengan membawa kembali sampah Anda.