
Panduan
Mercusuar Nomasaki (dikenal juga sebagai Mercusuar Noma) adalah sebuah mercusuar tipe menengah yang terletak di Nomasaki, Kota Mihama, Distrik Chita, Prefektur Aichi. Pertama kali dinyalakan pada tahun 1921 (Era Taisho ke-10), mercusuar ini merupakan salah satu bangunan dengan sejarah paling tua di Prefektur Aichi. Dengan ketinggian 18 meter dan diameter luar bagian bawah 3,8 meter, struktur ini berdiri megah menghadap ke arah Teluk Ise. Di sekitar area ini, tersedia berbagai bangku taman yang memungkinkan pengunjung untuk duduk santai sambil menikmati semilir angin laut dan pemandangan samudera yang luas.
Mercusuar ini mulai beroperasi pada 1 Maret 1921. Dibangun dengan struktur beton tanpa tulangan (unreinforced concrete), bangunan ini memiliki nilai sejarah arsitektur yang sangat tinggi. Pada tahun 2008, dilakukan pembaruan pada sistem pencahayaan dengan mengganti lensa menjadi teknologi LED. Meskipun perubahan ini mengubah intensitas cahaya dari 15.000 candela menjadi 590 candela dan jarak jangkauan cahaya dari 25 km menjadi sekitar 15 km, pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi serta ketahanan terhadap bencana alam. Selama puluhan tahun, mercusuar ini telah menjalankan perannya sebagai simbol keselamatan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi jalur ini.
Lingkungan di sekitar Mercusuar Nomasaki telah ditata dengan baik untuk kenyamanan pengunjung. Salah satu daya tarik yang paling dicari adalah pemandangan matahari terbenam (sunset) di Teluk Ise yang menyatu dengan siluet mercusuar putih, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik. Selain itu, tempat ini dikenal sebagai destinis romantis dengan tema 'Kizuna' (Ikatan). Terdapat monumen yang menjadi tempat bagi pasangan untuk menggantungkan gembok sebagai simbol cinta abadi, serta tradisi membunyikan 'Lonceng Kizuna' (Kizuna no Kane) yang memberikan pengalaman spiritual dan emosional yang unik bagi para pengunjung.
Anda dapat mengunjungi Mercusuar Nomasaki kapan saja sepanjang tahun. Namun, waktu terbaik untuk menikmati keindahan alam secara maksimal adalah antara bulan Mei hingga Agustus saat cuaca cerah. Waktu yang paling istimewa adalah saat sore hari menjelang senja. Pemandangan matahari yang perlahan tenggelam di cakrawala Teluk Ise yang berpadu dengan kemegahan mercusuar putih adalah penutup hari yang sempurna. Pada siang hari, Anda juga dapat mengamati detail struktur bangunan dan garis pantai yang indah.
Di sini, Anda dapat merasakan ketenangan melalui interaksi dengan alam dan sejarah. Anda bisa bersantai di bangku tepi laut sambil mendengarkan suara deburan ombak. Bagi pasangan, pengalaman budaya unik seperti memasang gembok cinta pada monumen atau membunyikan Lonceng Kizuna dapat mempererat hubungan. Perlu dicatat bahwa penjualan gembok atau perlengkapan lainnya mungkin tersedia di fasilitas terdekat.
Sekitar Mercusuar Nomasaki menawarkan pemandangan alam yang asri khas Kota Mihama. Area ini sangat cocok untuk berjalan santai di sepanjang garis pantai yang tertata rapi. Selain itu, terdapat fasilitas seperti 'Hall of Food and Health' di dekat area ini, di mana Anda dapat mencari informasi lokal atau sekadar beristirahat sejenak. Jalur ini juga merupakan rute berkendara (driving route) yang sangat populer di kalangan wisatawan lokal.
Karena lokasinya berada di tepi pantai, cuaca dan angin bisa berubah dengan cepat. Pastikan Anda mengenakan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca. Perlu diperhatikan bahwa akses masuk ke bagian dalam mercusuar hanya dibuka pada hari-hari tertentu saja, jadi sangat disarankan untuk memeriksa jadwal sebelumnya. Saat menggunakan fasilitas umum atau monumen, harap tetap menjaga ketenangan dan mematuik aturan setempat demi kenyamanan bersama.