
Panduan
Niujujinja Shrine terletak di Jison-in, Kota Kudoyama, Distrik Ito, Prefektur Wakayama. Kuil ini merupakan salah satu bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO "Rangkaian Situs Suci dan Jalur Ziarah Kii" dan telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah Jepang. Di dalam area kuil, terdapat bangunan utama (Honden) yang terdiri dari Aula Pertama, Kedua, dan Ketiga yang telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional, yang mempertahankan gaya arsitektur dari era Muromachi atau Sengoku. Selain itu, sebagian area kuil ditetapkan sebagai situs sejarah "Jalur Ziarah Koyasan (Machiishi-do)", sebuah tempat di mana Anda dapat merasakan jejak sejarah jalur yang dahulu dilalui oleh para peziarah.
Kuil ini telah berfungsi sebagai titik penting dalam ziarah menuju Gunung Koya sejak zaman dahulu. Dewa yang disembah meliputi Niujuhime no Okami, serta dewa-dewa lain seperti Koya Miko Okami (pelindung Buddhisme Esoteris Shingon), Amaterasu Omikami, dan Oishitume no Hiime no Mikoto. Keberadaan dewa-dewa ini melambangkan budaya kepercayaan Jepang yang memadukan pemujaan alam dengan ajaran Buddha Esoteris. Arsitektur aula utama juga memiliki nilai sejarah yang tinggi, di mana Aula Pertama dan Kedua dibangun kembali pada tahun 1517 (Eisho 14), sementara Aula Ketiga pada tahun 1541 (Tenbun 10), menciptakan suasana suci yang terbentuk selama ratusan tahun. Jalur Machiishi-do yang ada di area ini merupakan warisan budaya berharga yang menceritakan budaya ziarah Jepang.

Hal yang paling menonjol adalah tiga bangunan aula utama yang merupakan Properti Budaya Penting Nasional. Setiap aula memiliki latar belakang sejarah yang berbeda dan kondisi arsitekturnya masih sangat terjaga. Selain itu, terdapat benda-benda seni seperti 'Kanae' dan 'Shishigashira' yang merupakan Properti Budaya Prefektur Wakayama. Pemandangan jalur ziarah 'Machiishi-do' yang merupakan situs sejarah juga sangat memukau. Jalanan berbatu dan jalur alami akan membawa Anda pada suasana tenang dan khidmat, membuat Anda seolah bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para peziarah di masa lalu.
Sangat disarankan untuk berkunjung pada siang hari. Saat cahaya terang, Anda dapat mengamati detail arsitektur bangunan serta harmoni dengan alam sekitar secara jelas. Waktu terbaik adalah saat musim semi (daun hijau segar) atau musim gugur (daun berubah warna) untuk menikmati keindahan alam di sekitar kuil. Mengunjungi di siang hari akan memudahkan Anda untuk memahami detail bangunan penting nasional dan lanskap sejarahnya secara mendalam.

Di sini, Anda dapat mempelajari arsitektur keagamaan tradisional Jepang dan sejarah ziarah. Mengamati langsung bangunan penting nasional adalah pengalaman spiritual yang berharga. Berjalan menyusuri jalur 'Machiishi-do' memungkinkan Anda merasakan pengalaman sejarah yang sama dengan para peziarah terdahulu. Meskipun tidak ada aktivitas modern yang mencolok, waktu yang dihabiskan untuk merenung dalam ketenangan lingkungan yang sakral akan memberikan nilai spiritual yang mendalam bagi pengunjung.
Niujujinja Shrine terletak di area Jison-in, Kota Kudoyama. Di sekitar lokasi, terdapat rute sejarah menuju Gunung Koya, di mana Anda dapat menikmati pemandangan pedesaan tradisional Jepang yang menyatu dengan alam dan pemukiman setempat.

Harap perhatikan hal-hal berikut saat berkunjung: