
Panduan
Nirayama Reflector Furnace adalah situs industri yang melambangkan inovasi teknologi pada akhir periode Edo (akhir masa Samurai). Reflector furnace atau tungku reflektor adalah fasilitas yang digunakan untuk mencairkan besi pigam guna menghasilkan besi berkualitas tinggi. Fasilitas ini merupakan satu-satunya tungku reflektor di Jepang yang masih berdiri dan pernah beroperasi secara nyata, sehingga layak menyandang status sebagai Situs Warisan Dunia. Dengan tinggi struktur tungku dan cerobong mencapai sekitar 15,7 meter, tempat ini menjadi bukti penting bagi standar teknologi Jepang pada masa transisi menuju era modern.
Pembangunan fasilitas ini dipicu oleh kedatangan Komodor Perry pada tahun 1853, dengan tujuan untuk memperkuat pertahanan Teluk Edo. Awalnya, proyek ini direncankan di lokasi dekat Shimoda, namun karena berbagai alasan termasuk pergerakan armada Perry, lokasi akhirnya dipindahkan ke tempat yang sekarang berada di Izu no Kuni. Pembangunan dipimpin oleh pejabat daerah, Egawa Hidetatsu, yang kemudian diteruskan oleh putranya, Hidetoshi. Konstruksi ini mengadopsi sistem dua tungku yang disusun tegak lurus berdasarkan literatur Belanda (Rangaku). Setelah selesai pada tahun 1857, fasilitas ini digunakan oleh pemerintah Keshogunan hingga tahun 1864 untuk mencetak meriam bergaya Barat.

Fokus utama kunjungan adalah struktur tungku reflektor yang masih ada. Anda dapat mengamati mekanisme langit-langit berbentuk kubah yang berfungsi memantulkan panas untuk mencapai suhu tinggi, serta struktur ruang pelelehan besi. Dalam berbagai penggalian arkeologi, ditemukan juga cetakan meriam yang memberikan gambaran nyata tentang aktivitas kerja pada masa itu. Di sekitar area ini, terdapat juga sisa-sisa pondasi pondok kerja dan gudang tempat para pengrajin bekerja, memberikan gambasi skala industri pada masa tersebut.
Fasilitas ini terbuka sepanjang tahun, namun jam operasionalnya berbeda tergantung musim. Dari April hingga September, jam operasional berakhir pada pukul 17:00, sedangkan dari Oktober hingga Maret, jam operasional berakhir pada pukul 16:30. Kunjungan pada musim semi sangat disarankan untuk menikmati pemandangan alam sekitar yang indah bersamaan dengan situs sejarah. Waktu siang hari adalah waktu terbaik untuk mengamati detail struktur tungku, tinggi cerobong, dan sisa-sisa area kerja secara jelas.

Melalui sisa-sisa struktur yang ada, pengunjung dapat memahami proses bagaimana para teknisi di akhir era Edo mencairkan besi dan menciptakan meriam. Melalui pameran dan struktur fisik, Anda dapat secara visual menangkap kemajuan teknologi tinggi dan gerakan Jepang menuju modernisasi. Ini adalah kesempatan langka untuk menyentik langsung dengan sejarah industri melalui lanskap alam yang tenang.
Di sekitar Nirayama Reflector Furnace, terdapat berbagai bangunan bersejarah dan warisan budaya lainnya. Banyak fasilitas yang mempertahankan gaya arsitektur era Edo serta situs sejarah yang berkaitan dengan kehidupan dan industri masa lalu. Anda dapat menyusun rute jalan santai sejarah yang menarik sambil menikmati lingkungan alam Izu no Kuni yang menyegarkan.

Karena kegiatan utama di sini adalah berjalan kaki di luar ruangan dan mengamati situs sejarah, disarankan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang sesuai untuk aktivitas luar ruangan. Harap perhatikan aturan setempat mengenai pembayaran atau panduan detail lainnya. Untuk menjaga kelestarian situs, dilarang keras memasuki area terlarang atau menyentuh struktur sejarah. Mohon juga menjaga ketenangan dan menghormati pengunjung lain di sekitar lokasi.