
Panduan
Di dalam area kuil Nemichi Jinja yang terletak di Itatori, Kota Seki, Prefektur Gifu, terdapat sebuah kolam yang diisi oleh air mata air yang sangat jernih. Karena keindahan pemandangannya yang luar biasa, tempat ini dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara dengan sebutan "Kolam Monet". Kolam ini memanfaatkan air tanah dari Gunung Koga, menghasilkan air dengan tingkat transparansi yang sangat tinggi, sehingga memperlihatkan detail bunga teratai di dasar kolam serta gerakan ikan koi yang berwarna-warni dengan sangat jelas. Pemandangan ini berubah-ubah tergantung pada musim dan sudut cahaya matahari, menjadikannya sebuah karya seni alam yang sangat artistik.
Kolam ini awalnya dibangun sekitar tahun 1980 sebagai wadah penampungan air untuk keperluan irigasi pertanian. Terletak berdampingan dengan kuil lokal Nemichi Jinja, tempat ini telah menjadi bagian penting dari sumber daya air bagi masyarakat setempat sejak lama. Popularitasnya melonjak pada tahun 2012 setelah sebuah foto yang diterbitkan di majalah fotografi menarik perhatian dunia, yang kemudian mempopulerkan julukan "Kolam Monet". Saat ini, pemerintah Prefektur Gifu terus melakukan pengembangan area sekitar, seperti pemasangan papan informasi, tangga, dan penanaman bunga hydrangea, guna menjadikannya destinasi wisata alam yang lebih nyaman bagi pengunjung.

Daya tarik utamanya adalah kontras antara kejernihan air dan warna-warni kehidupan di dalamnya. Pada hari yang cerah, cahaya matahari akan menembus ke dalam air, memperlihatkan pasir di dasar kolam, tanaman air, dan ikan koi yang berenang dengan sangat taj nyata. Perpaduan antara daun teratai yang mengapung dan ikan koi yang berwarna cerah memberikan pengalaman visual yang magis, seolah-olah Anda sedang berada di dalam lukisan aliran Impresionisme karya Claude Monet. Selain itu, perubahan vegetasi musiman di sekitar kolam juga menambah keunikan suasana setiap waktunya.
Untuk menikmati keindahan kolam secara maksimal, perhatikan faktor pencahayaan. Meskipun siang hari yang terang sangat indah, waktu di mana cahaya matahari jatuh secara miring akan membuat refleksi permukaan air dan transparansi air terlihat lebih dramatis. Selain itu, pemandangan juga berubah sesuai musim. Di awal musim panas, area di sekitar kolam yang ditanami bunga hydrangea akan memberikan sentuhan warna yang cantik, memberikan pengalaman visual yang berbeda di setiap kunjungan.

Kunjungan ke sini berfokus pada menikmati keindahan bentuk alam dalam keheningan. Di sekitar kolam terdapat jalur pejalan kaki dan tangga yang telah tertata, memungkinkan Anda untuk mendekat ke tepian air. Fotografi lanskap adalah aktivitas utama di sini; Anda dapat mengabadikan refleksi cahaya di permukaan air atau gerakan ikan koi yang menawan. Menghabiskan waktu sejenak untuk menatap pemandangan di tengah ruang yang tenang ini akan memberikan ketenangan tersendiri bagi pengunjung.
Di sekitar area ini, terdapat berbagai tempat yang menawarkan pengalaman budaya dan alam. Misalnya, terdapat "Museum Peringatan Doato Enku" untuk melihat patung Buddha bersejarah, serta berbagai restoran yang menyajikan hidangan ikan Ayu (sweetfish) sambil menikmati aliran sungai yang jernih. Selain itu, terdapat juga "Lembah Koga" yang indah dan