
Panduan
Museum of Japanese National History (dikenal sebagai Rekihaku) terletak di dalam Taman Sakura Castle, Kota Sakura, Prefektur Chiba. Ini adalah museum nasional yang melakukan penelitian dan pameran komprehensif mengenai sejarah, etnografi, dan arkeologi Jepang. Keunikan utamanya adalah fokus pada 'kehidupan' masyarakat yang mendiami kepulauan Jepang, bukan sekadar deretan peristiwa sejarah. Dengan koleksi lebih dari 220.000 artefak, museum ini menunjukkan bagaimana budaya Jepang terbentuk secara multidimensi dari zaman prasejarah hingga era pertumbuhan ekonomi tinggi.
Salah satu ciri khas pamerannya adalah penggunaan teknologi tinggi untuk menangani material yang rapuh (seperti kertas, kayu, dan serat). Dengan menggunakan replika yang sangat presisi sebagai pengganti artefak asli yang sensitif, pengunjung dapat merasakan lanskap sejarah yang detail secara visual. Selain itu, bangunan museum ini sendiri merupakan karya arsitektur yang memenangkan penghargaan BCS ke-24, memadukan nilai akademis dengan estetika yang indah.
Sebagai lembaga penelitian nasional, museum ini didirikan pada tahun 1981 dan mulai dibuka untuk umum pada tahun 1983. Museum ini berfungsi sebagai pusat penelitian tingkat tinggi di bidang arkeologi, sejarah, dan etnografi. Konten pamerannya mencakup tiga pilar utama: 'Arkeologi', 'Sejarah', dan 'Etnografi', yang menyajikan perubahan gaya hidup dan struktur sosial berdasarkan temuan ilmiah.

Pameran permanen terdiri dari 6 ruang pameran dengan tema berbeda: Ruang 1 menampilkan kehidupan prasejarah dan kuno (zaman Jomon hingga Nara); Ruang 2 menampilkan budaya istana dan masyarakat abad pertengahan (zaman Heian hingga Azuchi-Momoyama); Ruang 3 menampilkan budaya perkotaan yang dinamis pada era Edo; Ruang 4 menampilkan keragaman budaya rakyat di kepulauan Jepang; Ruang 5 menampilkan modernisasi era Meiji hingga awal Showa; dan Ruang 6 menampilkan masyarakat modern dari masa sebelum dan sesudah perang hingga era pertumbuhan ekonomi tinggi.
Penggunaan diorama dan model rekonstruksi memberikan kesan nyata seolah-olah Anda berada di masa lalu. Koleksi dokumen kuno, karya seni berharga, dan artefak arkeologi yang ada menceritakan kedalaman budaya spiritual Jepang.
Karena merupakan fasilitas dalam ruangan, Anda dapat berkunjung kapan saja dengan nyaman. Waktu terbaik adalah di pagi hari saat museum baru buka untuk menghindari keramaian. Di area luar, terdapat 'Taman Tanaman Kehidupan' (Kurashi no Shokubutsu-en) di mana Anda bisa menikmati pemandangan tanaman yang berubah sesuai musim, seperti bunga sakura di musim semi atau hijaunya dedaunan di awal musim panas.

Selain melihat koleksi, terdapat juga sisi edukatif seperti pojok pengalaman 'Terakoya Rekihaku' di Ruang 3. Di area taman, Anda dapat mempelajari hubungan antara alam dan budaya melalui penanaman tanaman yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat era Edo. Tersedia juga restoran dan toko suvenir untuk melengkapi kunjungan Anda.
Taman Sakura Castle yang mengelilingi museum adalah taman indah dengan sisa-sisa struktur bersejarah. Area sekitarnya masih mempertahankan suasana kota kuno dari zaman Edo, sangat cocok untuk berjalan santai. Menjelajahi area ini akan memberikan nilai tambah pada pengalaman belajar Anda di museum.