
Panduan
Nakatsu Gion adalah festival tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kota Nakatsu, Prefektur Oita, dengan sejarah lebih dari 580 tahun. Sebagai simbol sejarah Nakatsu yang dulunya merupakan kota kastel yang makmur, festival ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Prefektur Oita. Daya tarik utamanya adalah parade 'Gion-sha' (kereta hias) yang megah dan gerakan tandu (mikoshi) yang penuh energi. Suara musik tradisional 'kon-chiki-chin' yang bergema di seluruh kota, dipadukan dengan kemunculan kereta raksasa setinggi sekitar 5 meter, akan memberikan pengalaman visual yang sangat kuat dan mengesankan bagi setiap pengunjung.
Akar Nakatsu Gion sangatlah tua. Untuk Shimo-Gion, catatan tertua menyebutkan bahwa tradisi ini dimulai sekitar tahun 1430 (era Eikyo 2) saat dewa dari Yasaka Jinja di Kyoto dipindahkan ke wilayah ini. Pada tahun 1683 (era Tenwa 3), bentuk festival berkembang dengan munculnya Gion-sha seperti yang kita kenal sekarang. Dalam sejarah Nakatsu, terdapat hubungan ekonomi yang kuat dengan wilayah Kansai (seperti Osaka) melalui Laut Seto, sehingga bentuk festival ini diyakini mendapat pengaruh dari gaya 'Danjiri' di Osaka. Selain itu, untuk Kami-Gion, tradisi musik Gion-bayashi mulai diperkenalkan melalui donasi dari Kyomachi pada tahun 1762 (era Horeki 12), menjadikan festival ini warisan budaya yang sangat erat kaitannya dengan sejarah lokal.
Highlight utama festival ini adalah parade dua tandu suci (mikoshi) dan 13 unit Gion-sha. Anda tidak boleh melewatkan momen 'Nerikomi', yaitu ritual di mana kereta hias dijalankan dengan kecepatan tinggi dan penuh semangat, terutama pada hari kedua (Asacha) dan hari terakhir (Modosha). Ritual ini konon berasal dari doa untuk kesembuhan tuan tanah Nakatsu di masa lalu. Melihat kereta raksasa setinggi 5 meter berhenti di persimpangan jalan untuk menampilkan tarian rakyat adalah pemandangan gagah yang layak disebut sebagai 'Warisan Budaya yang Berjalan'.
Nakatsu Gion diadakan selama tiga hari pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu setelah tanggal 20 Juli setiap tahunnya. Selama periode ini, seluruh kota Nakatsu akan diselimuti oleh antusiasme yang luar biasa. Meskipun parade utama terjadi di siang hari yang ramai, sangat penting untuk memeriksa jadwal waktu parade agar Anda dapat merasakan suasana emosional dan historis yang tepat sesuai dengan alur ritual.
Pengalaman utama yang dapat dinikmati pengunjung adalah menyaksikan langsung 'Nerikomi' dari Gion-sha yang penuh tenaga. Merasakan getaran saat kereta raksasa melesat melewati jalanan, mendengar dentuman musik tradisional, dan merasakan semangat kerumunan massa adalah kesempatan langka untuk menyentuh budaya tradisional Jepang secara mendalam. Nikmatilah tarian tradisional yang dibawakan di atas kereta serta warisan budaya yang dijaga ketat oleh masyarakat setempat melalui seluruh indra Anda.
Festival ini berpusat di area kota lama Nakatsu. Di sekitar lokasi, terdapat berbagai kuil seperti Nakatsu Daigongen dan Yasaka Jinja yang telah mendukung sejarah festival ini, sehingga Anda dapat memperdalam pemahaman tentang kepercayaan lokal. Karena Nakatsu adalah kota kastel, Anda juga dapat berjalan-jalan santai menikmati lanskap kota yang mencerminkan sejarah masa lalu.
Karena festival diadakan pada musim panas yang panas dan akan terjadi kerumunan besar, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan membawa minuman untuk hidrasi. Sebagai bentuk penghormatan terhadap ritual tradisional, harap patuhi aturan lokal dan menjaga etika di sekitar area festival.