
Panduan
Nakatsu Bansoen adalah taman stroll (ikechi-kaiyu-shiki) daimyo yang luas dengan area 5 hektar, terletak di Nakatsu-cho, Kota Marugame, Prefektur Kagawa. Dibuat pada era Edo atas perintah Kyogoku Takayotoyo, penguasa domain Marugame, taman ini merupakan perpaduan sempurna antara elemen alam dan struktur buatan manusia. Di tengah taman, terdapat kolam utama yang meniru keindahan Danau Biwa, dirancang agar pengunjung dapat berjalan santai mengelilingi pemandangan di sekitarnya. Selain itu, keberadaan Museum Marugame di dalam area taman memberikan dimensi budaya tambahan, di mana Anda dapat menikmati lukisan Barat dan keramik sambil mengagumi keindahan taman Jepang.
Sejarah taman ini bermula dari tahun 1688 (era Jukyo 5). Desainnya mengambil inspirasi dari Danau Biwa di Prefektur Shiga, tanah kelahiran klan Kyogoku yang merupakan penguasa domain Marugame. Pulau-pulau kecil di dalam kolam disusun untuk merepresentasikan 'Delapan Pemandangan Biwa' (Omi Hakkei), yaitu: Layar, Angsa, Salju, Hujan, Lonceng, Angin Segar, Bulan, dan Senja. Nama 'Banshoen' sendiri diyakini berasal dari kata 'Shinra Bansho' yang berarti segala sesuatu di alam semesta. Taman ini telah dikembangkan dan dibuka untuk umum sejak tahun 1982, dan kini berfungsi sebagai pusat budaya lokal yang melestarikan lanskap sejarah dan seni.

Ikon utama taman ini adalah 'Kolam Hakkei' yang mereproduksi pemandangan Danau Biwa yang indah. Jembatan merah menyala 'Yogetsu-bashi' yang melintasi kolam memberikan sentuhan warna yang kontras dan cantik pada lanskap. Bangunan lain seperti paviliun teh 'Kanchoro' dan bangunan utama (Omoya) yang sarat akan nilai sejarah juga merupakan bagian penting dari taman ini. Selain itu, terdapat pohon pinus raksasa 'Oozusa-matsu' yang diperkirakan berusia 600 tahun. Di Museum Marugame yang berdampingan, pengunjung dapat menikmati koleksi lukisan gaya Barbizon, keramik dari era kuno hingga abad ke-13, serta boneka Hina dari era Edo hingga Showa, memberikan pengalaman budaya yang multidimensi.
Nakatsu Bansoen menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim. Dari Maret hingga Mei, Anda dapat menikmati kesegaran tanaman hijau dan bunga-bunga yang bermekaran. Dari September hingga November, pemandangan musim gugur dengan dedaunan yang berubah warna terpantul indah di permukaan kolam. Waktu siang hari sangat ideal untuk melihat pantulan cahaya pada air dan detail tanaman, sementara waktu menjelang sore menawarkan suasana yang lebih tenang dan meditatif. Menggabungkan kunjungan ke museum dengan jalan-jalan di taman adalah cara terbaik untuk menikmati transisi antara seni dalam ruangan dan alam luar ruangan.
Pengalaman utama di sini adalah 'Kaiyu' atau berjalan santai mengelilingi kolam sambil mengamati perubahan pemandangan dari berbagai sudut. Anda juga dapat menikmati hidangan di restoran tradisional 'Kaifutei' yang menghadap langsung ke kolam, memberikan suasana makan yang sangat tenang. Menjelajahi museum untuk melihat karya seni Barat dan keramik kuno juga merupakan pengalaman unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Di sini, Anda dapat merasakan kedamaian dalam ruang tradisional Jepang dengan latar belakang alam yang asri.
Di sekitar Nakatsu Bansoen terdapat kawasan dengan nilai sejarah tinggi. Anda dapat memasukkan kunjungan ke Kastil Marugame ke dalam rencana perjalanan Anda untuk menjelajahi sejarah Kagawa secara lebih mendalam. Karena lokasinya yang dekat dengan Laut Seto, Anda juga dapat mengombinasikan perjalanan ini dengan wisata pesisir di wilayah tersebut.
Karena merupakan taman luas dengan area jalan kaki di sekitar kolam, kami menyarankan penggunaan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Mohon menjaga etika dan ketertiban demi menjaga keindahan taman dan koleksi museum. Untuk detail pembayaran dan reservasi, silakan periksa informasi di bawah ini.