
Panduan
Museum Nakano Teki Kinenkan terletak di Akha-ku, Kota Niigata, Prefektur Niigata. Tempat ini merupakan museum yang memiliki arsitektur kayu khas era Meiji dan taman yang sangat luas. Kediaman yang selesai dibangun pada tahun 1904 ini didirikan oleh Kanichi Nakano, sosok yang berkontribusi besar pada perkembangan industri minyak di Jepang. Di dalam area ini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi seni, bonsai, dan dokumen sejarah yang dikumpulkan oleh keluarga Nakano. Dengan luas lahan mencapai 2,3 hektar, taman ini merupakan perpaduan teknik lanskap tradisional Jepang yang menakui, dengan sekitar 2.000 pohon maple yang tumbuh subur.
Tempat ini didirikan untuk melestarikan jejak langkah Kanichi Nakano, yang memimpin industri minyak Jepang pada era Meiji, serta Chutaro Nakano, seorang kolektor seni ternama. Kanichi Nakano adalah tokoh yang berkontribusi pada modernisasi Jepang melalui keberhasilan ekstraksi minyak, dan kediamannya dipertahankan bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bangunan dengan nilai sejarah yang tinggi. Keluarga Nakano juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi untuk pendidikan dan layanan kesehatan lokal. Melalui dokumen yang dipamerkan, pengunjung dapat memahami nilai-nilai keluarga mereka yang menjunjung tinggi kontribusi sosial, spiritualitas, serta pentingnya pendidikan.

Selain bangunan utama kediaman, terdapat beberapa gudang (kura) bersejarah yang memiliki peran penting, seperti 'Ichi-no-Kura', 'San-no-Kura', dan 'Go-no-Kura (Sensha Kokokan)'. Bangunan-bangunan ini melambangkan gaya hidup dan industri pada masa itu. Di dalam kediaman juga terdapat Ruang Peringatan Masayoshi Yano. Di area taman, Anda dapat menikmati lanskap yang berubah sesuai musim berkat teknik penataan taman tingkat tinggi dari era Meiji hingga Showa. Keunulikan tempat ini juga terletak pada keberadaan prasasti puisi, patung dewa-dewi, koleksi seni, serta bonsai yang dikumpulkan oleh keluarga Nakano.
Taman ini memiliki sekitar 2.000 pohon maple yang memberikan ekspresi berbeda di setiap musim. Musim gugur adalah waktu yang paling spektakuler karena warna-warni dedaunan maple yang cerah akan menghiasi seluruh taman. Pada musim semi dan panas, Anda dapat menikmati pemandangan taman yang hijau dan asri. Jam operasional adalah pukul 09:30 hingga 16:00. Kami menyarankan untuk berkunjung pada siang hari saat cahaya matahari menerangi detail arsitektur dan warna-warni taman dengan sempurna.

Di sini, Anda dapat melihat langsung struktur arsitektur kayu tradisional Jepang serta tata letak rumah dari era Meiji, Taisho, hingga Showa. Selain itu, melalui pameran, Anda dapat menyentami budaya spiritual Jepang melalui 'ajaran hidup' (shoseikun) dan puisi Waka yang dijunjung tinggi oleh keluarga Nakano. Berjalan menyusuri bangunan bersejarah ini memberikan kesempatan untuk belajar tentang gaya hidup masa lalu dan dampak industri minyak terhadap ekonomi Jepang.
Museum ini terletak di dalam area 'Sekiyu no Sato Park'. Di sekitarnya terdapat fasilitas lain seperti 'Sekiyu no Sekai-kan' yang menceritakan sejarah minyak, 'Shinzu Kyuryo Visitor Center' untuk jalan-jalan alam, serta 'Museum Kereta Api Shinetsu City' yang memungkinkan Anda menyusun rute wisata sejarah industri dan alam di Niigata.
Karena area taman sangat luas, disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Mengenai pembayaran, mesin tiket tidak menerima uang kertas pecahan 5.000 atau 10.000 Yen, jadi harap siapkan uang kertas 1.000 Yen atau koin agar proses lebih lancar. Pembayaran elektronik (e-money) tidak tersedia. Meskipun terdapat panduan terjemahan otomatis bahasa Inggris di dalam museum, disarankan untuk memeriksa informasi detail melalui situs resmi sebelumnya. Untuk pengambilan foto, harap ikuti instruksi setempat terkait aturan pengambilan gambar objek pameran.