
Panduan
Nakae Iwato Kagura adalah tarian tradisional yang dipersembahkan di Kuil Ogi, terletak di Namino, Kota Aso, Prefektur Kumamoto. Berasal dari era Meiwa sekitar 240 tahun yang lalu, seni ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional dan juga merupakan warisan budaya penting di tingkat prefektur. Pertunjukan ini terdiri dari 33 jenis repertoar yang mencakup berbagai tema, mulai dari drama mitologi Jepang yang megah hingga tarian sederhana yang menenangkan. Ciri khas utamanya adalah gerakan yang besar, dinamis, dan penuh energi, yang sering kali diselingi dengan unsur humor yang menghibur penonton.
Akar dari Kagura ini berasal dari 'Bungo Kagura' yang diwariskan di Kota Bungo Ono. Bungo Kagura adalah sebuah seni komprehensif yang memadukan musik yang dipengaruhi oleh Gagaku istana dengan elemen dari Ise Kagura, Izumo Kagura, Takachiho Kagura, serta seni rakyat seperti Dengaku dan Sarugaku. Nakae Iwato Kagura secara khusus mengikuti aliran 'Mitake-ryu'. Meskipun banyak catatan sejarah tertulis yang hilang selama proses transmisi, pada tahun 1990, sebuah siaran satelit nasional selama 24 jam yang menampilkan pemulihan penuh dari 33 repertoar telah diselenggarakan di Teater Prefektur Kumamoto, yang menarik perhatian luas. Peristiwa ini memicu pembentukan Asosiasi Pelestarian Nakae Iwato Kagura untuk memastikan pelestarian tradisi dan pelaksanaan pertunjukan rutin.
Daya tarik utamanya terletak pada keragaman repertoar dan energi yang terpancar dari setiap gerakan. Anda dapat menikmati berbagai jenis tarian, mulai dari drama dramatis seperti 'Amano Iwato' yang menceritakan mitologi Jepang, hingga tarian sederhana dengan ornamen sakai dan lonceng. Gerakan yang dinamis dan perkembangan cerita yang jenaka memastikan penonton tetap terpaku pada pertunjukan. Dengan struktur 33 jenis repertoar, terdapat harmoni antara kedalaman teatrikal dan keindahan ritual tradisional.
Pertunjukan rutin Nakae Iwato Kagura diadakan setiap hari Minggu pertama setiap bulannya (kecuali Oktober) dari bulan April hingga November di Nakae Kagura-den. Menikmati seni tradisional di tengah lingkungan alam A_so yang tenang selama musim semi hingga musim gugur adalah pengalaman yang luar biasa. Selain itu, pada bulan Oktober, festival Kagura biasanya diadakan, memberikan suasana yang lebih meriah dan megah.
Dengan mengunjungi saat jadwal pertunjukan rutin, Anda dapat merasakan langsung kekuatan dan intensitas Kagura di dalam gedung Kagura-den. Repertoar seperti 'Iwato-biraki', 'Gohorakishi', dan 'Okami' bukan sekadar tarian, melainkan bentuk teater yang memiliki narasi kuat, memberikan pemahaman visual yang mendalam tentang spiritualitas dan budaya Jepang.
Wilayah Aso memiliki banyak budaya Kagura lainnya yang menarik. Misalnya, 'Nagano Iwato Kagura' di Desa Minamiaso dan 'Yoshiwara Iwato Kagura' di Kuil Yoshiwara. Anda juga dapat mengunjungi 'Michi-no-Eki Namino Kagura-en' yang berfungsi sebagai pusat informasi untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang budaya Kagura dan informasi lokal.
Saat menyaksikan pertunjukan di Kagura-den, harap perhatikan hal berikut: