
Panduan
Ritual 'Nagoshi no Oharae' yang dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 31 Juli di Munakata Taisha adalah sebuah upacara suci yang sangat penting dalam kepercayaan tradisional Jepang. Tujuan utama dari ritual ini adalah untuk membersihkan diri dari dosa dan kotoran (kegare) yang menumpuk selama setengah tahun terakhir, serta memohon kesehatan dan keselamatan untuk enam bulan ke depan. Melalui prosesi melewati lingkaran jerami raksasa (Chinowa) di tengah suasana sakral Munakata Taisha yang merupakan Situs Warisan Budaya Dunia, pengunjung akan merasakan ketenangan jiwa dan pembersihan spiritual yang mendalam.
Asal-usul ritual Oharae berakar jauh hingga ke dalam mitologi Jepang. Sejak zaman pertengahan, ritual ini telah menjadi bagian dari kegiatan tahunan di berbagai kuil di seluruh Jepang, biasanya dilakukan dua kali setahun pada bulan Juli dan Desember untuk menandai pergantian setengah tahun. Munakata Taisha sendiri adalah salah satu kuil tertua di Jepang yang memuja tiga dewi yang lahir dari hubungan antara Amaterasu Omikami dan Susanoo no Mikoto. Ritual yang diwariskan di tempat ini bukan sekadar acara keagamaan, melainkan simbol dari spiritualitas Jepang yang hidup berdampingan dengan alam dan dewa-dewi.
Pusat dari ritual ini adalah 'Chinowa' (lingkaran jerami) yang dipasang di depan gerbang utama. Sebuah lengkungan raksasa yang terbuat dari rumput panjang (seperti rumput miscanthus) akan dipasang. Dengan berjalan melewati lengkungan ini, proses penyucian tubuh dan jiwa akan berlangsung. Di depan gerbang kuil yang megah, altar akan dihiasi dengan berbagai persembahan dan peralatan ritual dengan kertas putih (shide), menciptakan suasana yang sangat sakral. Pemandangan khidmat yang berlangsung dengan latar belakang arsitektur kuil yang bersejarah ini akan memberikan kesan mendalam bagi siapa pun yang melihatnya.
Acara ini adalah peristiwa khusus yang hanya diadakan pada musim panas, tepatnya pada akhir Juli. Ritual biasanya dimulai sekitar pukul 17:00 sore, saat suasana sakral menyatu dengan cahaya senja yang indah. Meskipun diadakan di tengah musim panas yang terik, area di sekitar Munakata Taisha tetap terasa tenang dan sejuk karena dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rimbun dan arsitektur tradisional yang kokoh.
Para peserta dapat menggunakan 'Hitogata' (kertas berbentuk manusia) yang melambangkan dosa atau kotoran diri untuk menjalani proses pembersihan melalui ritual. Melalui tindakan melewati lingkaran jerami, Anda dapat merasakan pengalaman spiritual unik khas Jepang untuk membuang hal-hal buruk dan memohon kebahagiaan serta kesehatan. Ini adalah kesempatan berharga untuk memahami secara langsung tata cara penyucian tradisional Jepang.
Di dalam kompleks Munakata Taisha, terdapat fasilitas seperti Shinpokan (Gedung Harta Karun) di mana Anda dapat memperdalam pengetahuan tentang nilai Warisan Dunia situs ini. Selain itu, terdapat juga fasilitas seperti 'Umi no Michi Munakata Kan' untuk mempelajari sejarah maritim dan budaya Munata. Anda dapat mengunjungi berbagai tempat bersejarah di sekitar area ini sebelum atau sesudah mengikuti ritual.
Untuk mengikuti ritual ini, Anda wajib melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui metode yang telah ditentukan. Mengenai pakaian, disarankan menggunakan pakaian yang bersih dan sopan serta sepatu yang nyaman untuk berjalan di area kuil. Biaya partisipasi (Hatsuo-ryo) adalah 3.000 Yen dalam bentuk tunai. Karena ini adalah ritual suci, pengunjung diharapkan menjaga ketenangan dan berperilaku dengan penuh rasa hormat selama prosesi berlangsung.