
Panduan
Myojo-ji adalah kuil aliran Nichiren yang terletak di Takiya-cho, Kota Hakui, Prefektur Ishikawa. Dikenal dengan nama gunung Kineizan, kuil ini memiliki kompleks bangunan yang sangat luas dan megah di wilayah Noto. Di dalam area kuil, terdapat banyak bangunan yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional, seperti Aula Utama (Hondo), Pagoda Lima Tingkat, Zoshido, Kyodo, Menara Lonceng, dan Gerbang Nio. Bangunan-bangunan ini merupakan warisan sejarah yang memiliki hubungan mendalam dengan keluarga Maeda, penguasa klan Kaga.
Sejarah Myojo-ji bermula dari pendiri Nichijo Shonin, murid dari cucu Nichiren Shonin. Pada tahun 1294, saat Nichojo Shonin menyeberang dari Sado ke Nanao, beliau bertemu dengan Nichijo Shonin dan mendirikan kuil ini di tanah Noto. Pada era modern awal, kuil ini menerima dukungan besar dari keluarga Maeda dari klan Kaga. Secara khusus, Jufukuin—istri dari Maeda Toshie sekaligus ibu dari penguasa ketiga klan Kaga, Maeda Tsurutatsu—menetapkan tempat ini sebagai tempat pemujaan keluarga dan membangun berbagai fasilitas seperti Aula Utama. Hal ini menjadikan Myojo-ji sebagai pilar penting yang mendukung perkembangan budaya Kaga Hyakumangoku yang sangat kaya.

Di dalam area kuil, Anda dapat menemukan berbagai bangunan dengan nilai sejarah tinggi. Salah satu yang paling ikonik adalah Pagoda Lima Tingkat yang dibangun pada tahun 1618. Pagoda ini menggunakan teknik konstruksi khusus agar mampu menahan gempa bumi dan angin kencang dari Laut Jepang, menjadikannya salah satu mahakarya arsitektur era Edo. Selain itu, terdapat Aula Utama yang dibangun pada tahun 1604 dan bangunan Shoin yang dibangun pada tahun 1659, yang semuanya merupakan warisan budaya berharga yang menunjukkan teknik arsitektur dan estetika masa lalu. Gerbang Nio, Menara Lonceng, dan bangunan Sankodo juga menjadi elemen penting yang membentuk lanskap sejarah yang megah.
Myojo-ji menawarkan pemandangan yang berbeda di setiap musim. Jam operasional pada musim panas adalah hingga pukul 17:00, sedangkan pada musim dingin hingga pukul 16:30. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada siang hari saat cahaya matahari terang, sehingga Anda dapat mengamati detail arsitektur pagoda, aula utama, serta harmoni antara bangunan dengan taman Shoin yang indah. Suasana tenang di siang hari sangat cocok untuk merenung di tengah kemegahan bangunan bersejarah.

Di sini, Anda dapat merasakan langsung keindahan arsitektur kuil tradisional Jepang dan desain taman. Anda bisa mengamati keindahan estetika dari bangunan yang terdaftar sebagai Properti Budaya Penting, seperti taman Shoin dan struktur pagoda. Dengan memahami latar belakang sejarahnya, pengunjung dapat memperdalam pemahaman tentang budaya klan Kaga dan sejarah wilayah Ishikawa secara keseluruhan.
Myojo-ji terletak di area bersejarah wilayah Noto. Di sekitar Kota Hakui, terdapat banyak kuil bersejarah dan situs budaya lainnya. Anda dapat menjelajahi sejarah lokal sambil menikmati suasana kota yang tenang. Akses menuju lokasi relatif mudah, sehingga Anda dapat menggabungkan kunjungan ke Myojo-ji dengan destinasi wisata populer lainnya di sekitar Noto.

Karena area kuil terdiri dari bangunan bersejarah dan taman yang luas, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Tersedia tempat parkir gratis bagi pengunjung yang membawa kendaraan. Saat berkunjung, harap menjaga ketenangan dan menghormati kesucian kuil dengan mengikuti aturan serta etika yang berlaku.