
Panduan
Myoen-ji adalah sebuah kuil aliran Sōtō Zen yang terletak di kota Hioki, Prefektur Kagoshima. Kuil ini didirikan sekitar 600 tahun yang lalu pada era Muromachi oleh biksu terkemuka, Ishiya Shinryō Zenji. Sejarah kuil ini berkembang pesat setelah Shimazu Yoshihiro, pemimpin ke-17 klan Shimazu, merasa sangat terkesan dengan ajaran Ishiya Zenji dan menetapkan kuil ini sebagai tempat pemujaan pribadinya. Saat ini, Myoen-ji juga dikenal sebagai kuil ke-26 dalam daftar suci Kyushu Shijūkyūin Yakushi Reijō.
Sejarah Myoen-ji bermula dari era Muromachi. Dahulu, kuil ini merupakan institusi yang sangat besar dan berpengaruh. Meskipun sempat menghadapi masa sulit akibat kebijakan penghapusan Buddhisme pada era Meiji yang menyebabkan kehancuran bangunan, kuil ini berhasil dibangun kembali di lokasi saat ini pada tahun 1880 setelah larangan agama dicabut. Salah satu bukti keteguhan sejarahnya adalah adanya papan nama (ihai) Shimazu Yoshihiro yang konon diselamatkan oleh para pengikutnya dengan penuh perjuangan demi menjaga warisan leluhur.
Salah satu daya tarik utama Myoen-ji adalah "Sengoku Shimazu Ihai-do", sebuah tempat pemujaan bagi tokoh-tokoh penting dari keluarga Shimazu era Sengoku, termasuk empat bersaudara Shimazu (Yoshi히sa, Yoshihiro, Toshihisa, Iehisa) dan Shimazu Toyohisa yang gugur dalam Pertempuran Sekigahara. Selain itu, pengunjung dapat melakukan ibadah di aula utama (Hondo) yang menaungi Buddha Shakyamuni. Saat beribadah, pengunjung diharapkan melepas sepatu dan berdoa dengan tenang. Tersedia juga layanan Goshuin (stempel kuil) dan Onkyoji (pencatatan sutra) bagi mereka yang ingin mengoleksi bukti kunjungan spiritual.
Myoen-ji mengadakan berbagai ritual sesuai musim. Salah satu acara yang paling penting adalah "Festival Setsubun Hoshi" yang diadakan setiap tanggal 3 dan 4 Februari untuk memohon kebahagiaan sepanjang tahun. Selain itu, terdapat juga upacara peringatan bersama pada musim semi. Waktu kunjungan terbaik adalah antara pukul 08:30 hingga 17:00. Mengunjungi pada siang hari sangat disarankan agar Anda dapat menikmati keindahan arsitektur kuil dan suasana sekitar yang tenang dalam cahaya alami.
Berdasarkan ajaran Zen untuk menemukan jalan spiritual dalam kehidupan sehari-hari, Myoen-ji melayani berbagai jenis doa dan ritual, seperti pembersihan nasib buruk (Yakubarai), doa untuk keluarga, doa keselamatan kendaraan, hingga upacara peletakan batu pertama (Jichinsai). Mengoleksi Goshuin juga merupakan cara yang populer untuk merasakan budaya kuil Jepang. Biaya untuk Goshuin adalah 300 JPY, dan biaya untuk Onkyoji (pencatatan pada poros sutra) adalah 500 JPY.
Myoen-ji terletak di area Iniajuyun, Kota Hioki, Kagoshima. Di sekitar wilayah ini terdapat banyak situs bersejarah yang berkaitan dengan klan Shimazu. Perjalanan Anda akan terasa lebih bermakna dengan menjelajahi sejarah keluarga Shimazu di tengah lingkungan yang tenang dan asri.
Karena Anda harus melepas sepatu saat memasuki aula utama, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang mudah dilepas serta membawa kaus kaki yang bersih. Saat berdoa, urutannya adalah menatap patung Buddha, menyatukan tangan, mengucapkan "Namu Shakyamuni Butsu" (Saya berlindung kepada Buddha Shakyamuni), lalu kembali menyatukan tangan dan membungkuk. Untuk urusan pemberian jimat (omamori) atau Goshuin, sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu melalui telepon agar kunjungan Anda berjalan lancar.