
Panduan
Motomachi Suidosho Park adalah sebuah taman yang berpusat pada fasilitas air modern bersejarah yang terletak di kaki Gunung Hakodate. Didirikan pada tahun 1889 (era Meiji 22), tempat ini merupakan situs penting yang melestarikan sejarah sistem air modern di Hakodate dan dikenal sebagai salah satu fasilitas air tertua di Jepang. Di dalam area ini, terdapat 'Chiku Reservoir' dan 'Koku Reservoir' yang memiliki nilai sejarah sangat tinggi, serta telah ditetapkan sebagai salah satu dari 100 Sistem Air Modern Terbaik di Jepang dan bagian dari situs warisan industri modernisasi. Karena lokasinya yang berada di dataran tinggi, taman ini berfungsi sebagai titik pandang (viewpoint) populer bagi warga lokal maupun wisatawan untuk menikmati pemandangan indah Pelabuhan Hakodate dan area perkotaan di bawahnya.
Pembangunan sistem air di Hakodate dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan air dan isu kualitas air (seperti wabah kolera) akibat pertumbuhan populasi. Proyek ini disetujui pada tahun 1888 di bawah arahan ahli Inggris, Henry S. Palmer, dan dibangun sebagai reservoir tertua di Jepang dengan desain lokal. Awalnya, struktur ini tidak memiliki penutup, namun pada tahun 1923, penutup beton bertulang dipasang untuk mencegah kontaminasi air dan pembekuan. Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol teknis dan sejarah modernisasi Jepang. Bangunan seperti kantor pengelola juga ditetapkan sebagai bangunan dengan desain lanskap budaya di Kota Hakodate.

Daya tarik utama taman ini adalah harmoni antara struktur reservoir bersejarah dengan alam sekitarnya. Terutama, pohon Sakura (Somei Yoshino) yang berdiri megah di depan 'Koku Reservoir' adalah pemandangan yang luar biasa. Pohon ini ditanam untuk memperingati selesainya pembangunan reservoir, dengan ukuran diameter batang sekitar 4 meter dan tinggi mencapai 13 meter. Selain itu, dari area observasi yang tertata rapi, Anda dapat menikmati pemandangan kota Hakodate dan pelabuhan secara bersamaan. Tersedia juga bangku dan dek pengamatan yang memungkinkan Anda bersantai sambil menatap pemandangan indah menuju Gunung Hakodate.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim Sakura di bulan April. Saat pohon Somei Yoshino di depan Koku Reservoir sedang mekar penuh, Anda akan melihat pemandangan yang menyatukan keindahan bunga dan struktur sejarah. Perlu dicatat bahwa karena lokasinya di dataran tinggi, waktu mekarnya mungkin sedikit lebih lambat beberapa hari dibandingkan di dataran rendah. Selain itu, terdapat aturan pembukaan taman sesuai musim. Area ini ditutup selama musim dingin (dari akhir November hingga Jumat ketiga di bulan April), jadi pastikan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.

Aktivitas utama di sini adalah berjalan santai sambil mengamati bangunan bersejarah atau menikmati pemandangan dari ketinggian. Duduk di bangku area observasi sambil memandang Pelabuhan Hakodate adalah cara terbaik untuk menyegarkan pikiran di sela-sela perjalanan wisata Anda. Karena nilai sejarahnya, tempat ini juga memberikan kesempatan untuk belajar secara visual mengenai perkembangan teknologi air modern di Jepang.
Area Motomachi dikenal dengan pemandangan kota yang indah dengan deretan gereja dan bangunan bergaya Barat yang bersejarah. Stasiun bawah Gunung Hakodate (Hakodateyama Ropeway) juga dekat dari sini, sehingga Anda bisa menggabungkan kunjungan ke taman ini dengan naik kereta gantung ke puncak gunung. Di sekitar area ini juga terdapat berbagai tempat budaya seperti 'Gallery Muraoka', Gereja St. Yohanes, serta berbagai restoran Prancis yang menarik untuk dijelajahi.
Karena lokasinya di dataran tinggi, sangat disarankan untuk menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Meskipun taman terbuka untuk umum, dilarang memasuki area manajemen tertentu. Perhatikan juga jadwal pembukaan karena waktu akses terbatas tergantung musim.