
Panduan
Mizuki Ruins adalah situs benteng kuno yang dibangun pada abad ke-7, membentang di wilayah Kota Onojo, Kota Dazaifu, dan Kota Kasuga di Prefektur Fukuoka. Situs ini telah ditetapkan sebagai Situs Sejarah Spesial Nasional Jepang. Anda dapat melihat sisa-sisa struktur raksasa yang menunjukkan teknik teknik sipil yang sangat maju pada masanya. Struktur ini terdiri dari parit luar dengan lebar sekitar 60 meter dan tanggul dua tingkat dengan panjang sekitar 1,2 km dan ketinggian mencapai 9 meter, menciptakan sistem pertahanan skala besar yang menyatu dengan topografi sekitarnya.
Sejarah Mizuki berkaitan erat dengan Pertempuran Hakusukinoe pada tahun 663. Setelah jatuhnya Baekje oleh Dinasti Tang dan Silla pada tahun 660, Jepang mengirim pasukan bantuan, namun mengalami kekalahan besar dalam Pertempuran Hakusukinoe. Segera setelah itu, pada tahun 664, 'Mizuki' dibangun sebagai titik pertahanan untuk melindungi Dazaifu. Dalam catatan sejarah 'Nihon Shoki', disebutkan bahwa 'Sebuah tanggul besar dibangun di Chikushi untuk menampung air, dan dinamakan Mizuki'. Ini menunjukkan bahwa Mizuki bukan sekadar tembok, melainkan fasilitas pertahanan skala besar yang memanfaatkan air. Seiring dengan perkembangan Dazaifu, Mizuki memainkan peran penting dalam melindungi wilayah luar tersebut.

Ciri khas utamanya adalah sisa-sisa parit luar dan tanggul yang luas. Terutama, area seperti 'Bekas Gerbang Timur' (Higashimon-ato) memiliki kepentingan sejarah yang tinggi karena dulunya berfungsi sebagai pintu masuk ke Dazaifu. Gerbang Timur merupakan titik akhir dari jalan yang menghuberekan Hakata dan Dazaifu (Sanyo-do/Dazaifu-do), tempat para pejabat dari istana disambut atau dilepas oleh pejabat Dazaifu. Keindahan pemandangan di tempat ini bahkan diabadikan dalam kumpulan puisi 'Manyoshu'. Di sekitar lokasi juga terdapat monumen puisi Manyo yang memberikan gambaran nyata tentang suasana masa lalu.
Karena terletak di lingkungan yang kaya akan alam, Mizuki Ruins menawarkan pemandangan yang berbeda di setiap musim. Karena Anda akan banyak berjalan di area yang luas, disarankan untuk memilih waktu kunjungan saat suhu udara nyaman, terutama saat musim panas yang terik atau musim dengan perubahan suhu yang ekstrem. Menikmati perpaduan antara tanggul kuno dan hijaunya alam sangat disarankan pada musim semi atau musim panas.

Di sini, Anda dapat berjalan santai sambil melihat langsung sisa-sisa struktur sejarah. Mengunjungi monumen puisi Manyo yang terkait dengan 'Chikushi Manyo Dan' adalah kesempatan berharga untuk bersentuhan dengan sastra dan budaya Jepang kuno. Dengan mengunjungi titik-titik seperti Bekas Gerbang Timur, Anda dapat memahami secara visual sistem pertahanan masa lalu serta peran tempat ini sebagai lokasi pertemuan dan perpisahan.
Di sekitar Mizuki Ruins terdapat banyak tempat bersejarah yang berkaitan dengan Kota Dazaifu. Misalnya, fasilitas di sekitar Kuil Kugake adalah area yang relevan untuk memahami konteks sejarah secara lebih mendalam. Anda dapat menjadikan situs ini sebagai bagian dari rute wisata sejarah saat menjelajahi area Dazaifu.

Mizuki Ruins adalah situs terbuka yang luas. Meskipun ada jalur yang tertata, Anda mungkin akan berjalan di atas tanah atau area dengan topografi alami. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang mudah untuk berjalan jauh. Berikut adalah informasi tambahan: