
Panduan
"Kota Labyrinth" yang terletak di pusat kota Tonosho, Pulau Shodoshima, adalah sebuah kawasan unik yang dikenal dengan struktur lorong-lorongnya yang sangat rumit dan berliku. Bentuk unik ini konon sengaja dirancang untuk melindungi penduduk pulau dari serangan bajak laut di masa lalu. Dengan menyusuri jalan-jalan yang menyerupai labirin ini, Anda dapat merasakan atmosfer sejarah yang kental sambil menikmati suasana jalan kaki yang menyenangkan.
Alasan di balik kompleksitas lorong-lorong di wilayah ini berkaitan erat dengan kebutuhan pertahanan wilayah. Pada masa Dinasti Utara-Selatan, ketika Sasaki Nobutane dari Bizen Kojima membangun basis kekuatannya, terjadi pertempuran dengan pasukan dari faksi Utara. Untuk keperluan pertahanan, jalanan sengaja dibuat berliku dan rumit guna menyulitkan musuh, yang kemudian menjadi asal-usul tata kota labirin yang kita lihat saat ini. Struktur jalan seperti ini merupakan fenomena yang sangat langka di Jepang modern.

Di dalam area ini, tersebar berbagai bangunan bersejarah dan fasilitas budaya. Salah satu ikon utamanya adalah Kuil Saiko-ji, yang merupakan kuil ke-58 dalam ziarah 88 kuil Shodoshima. Selain itu, terdapat juga Museum Peringatan Ozaki Hokei yang berkaitan dengan penyair terkenal, yang memungkinkan Anda untuk mendalami kekayaan budaya lokal. Tempat-tempat ini merupakan titik penting yang dapat ditemukan setelah Anda melewati labirin jalanan yang unik.
Karena Kota Labyrinth terdiri dari jalanan umum dan jalur pejalan kaki tanpa gerbang penutup khusus, Anda dapat menjelajah kapan saja. Pada siang hari yang cerah, struktur lorong yang unik dan bangunan-bangunan tua di sekitarnya akan terlihat sangat jelas. Meskipun dapat dinikmati di segala musim, disarankan untuk berhati-hati saat berjalan di siang hari agar terhindar dari panas matahari yang terik.

Di sini, Anda bisa merasakan pengalaman unik yaitu