
Panduan
Festival Setsubun di Matsuo Taisha adalah ritual penting untuk mengusir energi negatif (oni/iblis) dan menyambut keberuntungan saat pergantian musim. Dalam budaya Jepang, masa pergantian musim sering dianggap sebagai waktu di mana roh jahat atau penyakit muncul. Di festival ini, Anda dapat menyaksikan ritual penyebaran kacang yang sakral, ritual busur 'Meguri Hama-yumi' yang sangat visual, serta persembahan tari 'Iwami Kagura' dari Prefektur Shimane. Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan perpaduan antara kepercayaan tradisional dan budaya lokal yang mendalam.
'Setsubun' secara harfiah berarti 'pembagi musim'. Ini merujuk pada hari sebelum pergantian musim (awal musim semi, panas, gugur, dan dingin). Festival ini diadakan tepat sebelum 'Risshun' (awal musim semi) untuk mengusir penyakit atau kemalangan yang sering muncul saat perubahan cuaca. Tradisi ini berakar dari ritual istana kuno bernama 'Tsuina'. Seiring waktu, tradisi menyebarkan kacang untuk mengusir nasib buruk menyebar ke masyarakat luas. Matsuo Taisha terus melestarikan ritual suci ini dengan penuh khidmat sesuai sejarahnya.
Salah satu momen paling menarik adalah rangkaian ritual yang dilakukan secara bertahap. Sekitar pukul 13.30, ritual Setsubun dimulai di bangunan utama. Setelah itu, pendeta akan melakukan penyebaran kacang sambil bergerak dari aula utama menuju area pemujaan untuk ritual pengusiran roh jahat.
Hal yang paling istimewa adalah 'Meguri Hama-yumi'. Pendeta akan menarik busur tiga kali sambil melantunkan puisi kuno untuk memohon perlindungan dari iblis. Selain itu, pada pagi hari, Anda dapat menyaksikan 'Iwami Kagura' dari Kota Masuda, Shimane. Tarian ini sangat dinamis, terutama saat menggambarkan legenda dewa Susanoo yang mengalahkan naga Yamata no Orochi. Melalui ritual ini, Anda dapat merasakan estetika dan spiritualitas tradisional Jepang yang kuat.
Festival ini diadakan setiap bulan Februari (sebelum Risshun). Jadwal acara berlangsung dari pagi hingga siang hari. Jika Anda ingin menyaksikan 'Iwami Kagura', disarankan datang pada pagi hari sekitar pukul 10.00. Sedangkan untuk acara utama seperti 'Setsubun-sai', ritual busur, dan penyebaran kacang (Fukumame-maki), acara akan terpusat setelah pukul 13.30. Waktu sekitar pukul 14.00 atau 15.30 adalah saat yang paling bersemangat untuk merasakan atmosfer festival.
Anda tidak hanya menonton, tetapi juga merasakan langsung budaya 'Yoke' (penolak bala). Ritual busur yang diiringi puisi memberikan kesan spiritual yang mendalam melalui suara dan gerakan. Selain itu, saat sesi penyebaran kacang, Anda dapat merasakan energi kerumunan orang yang berkumpul untuk menyambut keberuntungan. Menonton Kagura juga merupakan cara visual untuk mempelajari mitologi Jepang.
Matsuo Taisha terletak di sisi barat Kyoto, dekat dengan area wisata populer seperti Arashiyama. Anda dapat menggabungkan kunjungan ini dengan wisata alam atau mengunjungi kuil-kuil bersejarah lainnya di sekitarnya untuk perjalanan budaya yang lengkap.