
Panduan
Kofuku-ji adalah kuil utama dari aliran Obaku yang terletak di Kota Uji, Prefektur Kyoto. Kuil ini didirikan oleh biksu agung Ingen Ryuki yang datang dari Tiongkok pada awal zaman Edo. Ciri khas utamanya adalah arsitektur kompleks kuil yang sangat berbeda dari kuil Jepang pada umumnya, karena mempertahankan gaya arsitektur Dinasti Ming dari Tiongkok. Budaya unik 'Budaya Obaku' yang mencakup bangunan, taman, hingga budaya kuliner masih sangat terasa hingga saat ini. Pada tahun 2024, tiga bangunan utama yaitu Aula Daio-hodo (Aula Utama), Hodo, dan Tenno-den secara resmi ditetapkan sebagai Harta Nasional Jepang, yang menunjukkan nilai sejarah dan budayanya yang sangat tinggi.
Sejarah kuil ini bermula dari zaman Heian. Awalnya dikenal sebagai kuil besar aliran Tendai, namun pada tahun 1313 dibangun kembali sebagai tempat latihan aliran Ji sebagai bentuk pembaruan. Setelah itu, pada tahun 1373, kuil ini dipindahkan ke lokasi saat ini. Struktur penuh sebagai 'Aliran Obaku' terbentuk pada abad ke-17 ketika Biksu Ingen datang ke Jepang. Beliau tidak hanya membawa ajaran Zen, tetapi juga memperkenalkan arsitektur, seni, pengobatan, hingga budaya kuliner dan tanaman (seperti kacang buncis/ingen mame) yang memberikan dampak besar pada budaya Jepang. Tempat ini bukan sekadar fasilitas keagamaan, melainkan juga berfungsi sebagai pusat pertukaran budaya Asia Timur.

Kofuku-ji memiliki banyak aset budaya yang ditetapkan oleh negara. Hal pertama yang wajib dikunjungi adalah 'Daio-hodo' yang merupakan Harta Nasional. Dengan posisi Buddha Shakyamuni di tengah dan diapit oleh patung 18 Arhat di sisi kiri dan kanan, gaya arsitekturnya memancarkan kekuatan khas Tiongkok. Selain itu, di 'Tenno-den', terdapat patung Hotei yang merupakan salah satu dari Tujuh Dewa Keberuntungan, yang memberikan kesan hangat dan damai bagi pengunjung. Anda juga dapat menikmati keindahan taman bergaya Shumi-sen yang bersejarah serta berbagai karya seni seperti lukisan sutra yang sangat detail, di mana setiap langkah akan membawa Anda menemukan fragmen budaya yang berbeda.
Sangat disarankan untuk mengunjungi Kofuku-ji pada siang hari saat cahaya terang, agar Anda dapat mengamati detail arsitektur dan taman yang kaya warna dengan jelas. Selain itu, terdapat berbagai acara budaya musiman. Misalnya, upacara tahun baru yang diadakan dari tanggal 1 hingga 3 Januari menawarkan pemandangan yang sangat istimewa. Selain itu, setiap hari Minggu kedua dalam sebulan, diadakan festival 'Hotei Matsuri' untuk merayakan dewa Hotei di Tenno-den. Pada waktu-waktu tertentu, Anda juga bisa merasakan semangat Zen dalam keheningan melalui doa pagi atau sore hari.

Di Kofuku-ji, Anda tidak hanya melihat, tetapi juga bisa merasakan melalui panca indra. Salah satunya adalah menikmati 'Fucha Ryori', kuliner vegetarian bergaya Tiongkok yang dibawa oleh Biksu Ingen, yang menawarkan rasa tradisional yang sederhana namun mendalam. Selain itu, sebagai pusat pelatihan Zen, kuil ini juga mengadakan program meditasi Zen dan pelatihan untuk perusahaan, sekolah, maupun keluarga. Menjauh sejenak dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari untuk merasakan etiket dan spiritualitas Zen adalah pengalaman yang sangat berharga.
Area Uji tempat Kofuku-ji berada dikenal sebagai salah satu penghasil teh terbaik di Jepang. Saat berkunjung, biasanya wisatawan juga akan menjelajahi pemandangan Sungai Uji, mengunjungi situs Warisan Dunia Byodo-in, serta menikmati berbagai kudapan berbasis matcha. Setelah menikmati keindahan arsitektur unik Kofuku-ji, Anda dapat berjalan-jalan di sekitar kota bersejarah untuk merasakan budaya kuliner tradisional Jepang lebih dalam.