
Panduan
Maeyama-ji adalah kuil bersejarah yang berafiliasi dengan sekte Shingon-shu Chisan-ha. Terletak di kaki pegunungan Shinshu Ueda, kuil ini menawarkan pemandangan indah dataran Shioda di bawahnya. Di dalam area kuil, Anda dapat menemukan berbagai bangunan bersejarah, termasuk Menara Tiga Tingkat (Sanju-no-to) yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional. Selain itu, kuil ini dikenal sebagai 'Kuil Bunga' karena keindahannya yang berubah setiap musim, menyambut pengunjung dengan bunga sakura, wisteria, peony, hydrangea, hingga dedaunan musim gugur yang berwarna-warni.
Arsitektur aula utama (Hondo) diperkirakan dibangun antara tahun 1698 hingga 1727 berdasarkan prasasti pada balok kayu. Meskipun bangunan aslinya telah mengalami perubahan karena faktor cuaca, struktur kayu beratap jerami yang ada saat ini tetap mempertahankan kemegahan masa lalu. Selain itu, terdapat elemen sejarah lain seperti Kabukimon (Gerbang Kayu) dari akhir era Edo yang merupakan Aset Budaya Berwujud Terdaftar, serta bangunan Kuri yang dibangun kembali pada tahun 1830, yang semuanya mencerminkan sejarah panjang yang terus dijaga.

Ikon utama Maeyama-ji adalah Menara Tiga Tingkat setinggi 19,5 meter. Menara ini dijuluki sebagai "Menara Sempurna yang Belum Selesai" karena struktur uniknya yang tidak memiliki jendela, pintu, atau selasar, namun tetap memancarkan keindahan yang utuh. Kabukimon yang dibangun pada akhir era Edo juga menjadi daya tarik arsitektur yang penting. Jangan lewatkan pula keindahan aula utama yang menyembah Dainichi Nyorai, serta struktur klasik lainnya seperti Yakui-mon dan menara lonceng yang menambah kesan sakral.
Sebagai 'Kuil Bunga', pemandangan di Maeyama-ji selalu berubah. Di musim semi, Anda dapat menikmati sakura dan wisteria; musim panas menawarkan kesegaran hydrangea; dan musim gugur menyajikan pemandangan dedaunan merah yang memukau. Berjalan menyusuri jalan setapak di antara bunga-bunga yang bermekaran memberikan pengalaman spiritual dan estetika yang mendalam. Pada waktu-waktu tertentu, kuil juga mengadakan upacara tradisional yang memperkaya pengalaman budaya Anda.

Salah satu pengalaman unik di Maeyama-ji adalah menikmati kuliner tradisional. Yang paling terkenal adalah "Kurumi Ohagi" (kue beras dengan saus kenari) yang dibuat dengan tangan oleh istri pendeta. Menu spesial seperti Ohagi dengan beras lokal Shioda, perpaduan plum (Ume no Shiso-maki), hingga teh Matcha tersedia sesuai musim dan hari. Selain kuliner, Anda juga dapat menyaksikan upacara tradisional seperti Shakyo-e (menulis sutra) atau Shabutsu-e yang dilaksanakan secara rutin.
Maeyama-ji terletak di lingkungan alam yang kaya di Ueda. Area sekitarnya menawarkan pemandangan lanskap sejarah yang indah untuk dinikmati sambil berjalan santai. Lokasinya yang dekat dengan landmark terkenal seperti Kastil Ueda dan Sungai Chikuma menjadikannya destinasi yang sangat mudah untuk dikombinasikan dalam rencana perjalanan wisata Ueda Anda.

Saat menjelajahi area kuil, harap menjaga etika untuk melindungi bangunan bersejarah dan lantai tatami. Kami sangat menyarankan penggunaan kaus kaki saat memasuki area bangunan atau lantai tatami. Untuk pengalaman kuliner yang lancar, disarankan untuk mengecek ketersediaan menu atau melakukan reservasi sebelumnya jika diperlukan. Harap berpakaian sesuai dengan musim agar tetap nyaman selama berkunjung.