
Panduan
Kyu-Okunike Jutaku adalah sebuah rumah tradisional berskala besar yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional, terletak di Kota Waki, Distrik Wake, Prefektur Okayama. Bangunan ini dikenal sebagai kediaman keluarga Okunike, yang membangun kekayaan melalui industri pembuatan sake pada pertengahan era Edo. Struktur ini merupakan peninggalan berharga yang melestarikan gaya hidup tuan tanah kaya pada masa itu serta sejarah keluarga yang berkontasi bagi budaya lokal. Hal yang paling menonjol adalah struktur atap utama yang unik, ruang tamu 'Kura-Zashiki' yang mewah yang dirancang untuk menyambut tamu penting, serta dinding tanah dan tembok batu yang masih terjaga dengan baik, menciptakan suasana kediaman kuno yang autentik.
Sejarah kediaman ini bermula dari tahun 1760 (Horeki 10) pada era Edo. Keluarga Omori (kemudian menjadi keluarga Okunike) awalnya bergerak di bidang transportasi sebelum akhirnya sukses besar dalam industri pembuatan sake. Para pemimpin keluarga tidak hanya berperan sebagai tuan tanah, tetapi juga terlibat aktif dalam promosi budaya dan kegiatan amal di wilayah tersebut, seperti donasi kepada domain Okayama dan pembangunan jembatan. Nilai budaya bangunan ini semakin tinggi karena usia setiap komponen materialnya dapat diidentifikasi secara jelas melalui catatan tertulis pada bangunan tersebut. Di akhir era Edo, keluarga ini memegang peran sentral sebagai pemimpin komunitas lokal.

Fitur struktural yang paling luar biasa adalah bentuk atap pada bangunan utama. Menggunakan gaya 'Hikiyuki Irimoya-zukuri' yang unik, di mana dua atap jerami Irimoya dihubungkan oleh atap Gables yang saling tegak lurus. Selain itu, di sisi barat bangunan utama terdapat 'Kura-Zashiki' yang sangat istimewa. Di dalamnya terdapat 'Onari-no-ma', sebuah ruangan dengan area alcove (tokonoma) yang lebih lebar dari biasanya, yang dahulu digunakan untuk menyambut tuan tanah atau pejabat tinggi. Pintu geser (fusuma) di ruangan ini dihiasi lukisan burung bangau dan kura-kura yang indah, menunjukkan standar budaya tinggi pada masa itu. Kompleks ini juga mencakup elemen lanskap seperti kolam dan tembok tinggi yang berfungsi sebagai pelindung kediaman.
Saat ini, kunjungan tidak dapat dilakukan setiap hari karena kondisi bangunan yang sudah tua. Pembukaan untuk umum biasanya hanya dilakukan sekitar satu kali dalam setahun melalui acara khusus. Anda dapat menikmati pemandangan musiman yang indah saat dibuka, namun sangat disarankan untuk memeriksa jadwal melalui situs resmi seperti Museum Sejarah dan Etnografi Waki sebelum berkunjung. Pastikan untuk memverifikasi waktu operasional dan detail musim yang tersedia.
Meskipun kunjungan umum dibatasi, terdapat mekanisme di mana grup dengan jumlah 5 orang atau lebih dapat melakukan kunjungan dengan mendaftar ke loket resmi (Saesta atau Museum Sejarah dan Etnografi Waki) setidaknya satu minggu sebelumnya. Melalui kunjata langsung, Anda dapat mempelajari teknik arsitektur era Edo dan budaya 'omotenashi' (keramahtamahan) dalam hierarki sosial masa lalu melalui struktur bangunan yang nyata.
Di sekitar Kota Waki, terdapat banyak museum sejarah dan warisan budaya lainnya. Untuk pengalaman yang lebih mendalam, sangat disarankan untuk menggabungkan kunjungan ini dengan kunjungan ke Museum Sejarah dan Etnografi Waki. Anda juga dapat memasukkan lokasi ini ke dalam rute penjelajahan sejarah di Prefektur Okayama.
Karena ini adalah bangunan bersejarah yang sangat tua dan berharga, harap berhati-hati saat melangkah dan jangan memberikan beban berlebih pada struktur bangunan. Karena akses kunjungan sangat terbatas, wajib melakukan konfirmasi melalui telepon atau situs web sebelum datang. Kami menyarankan untuk membawa uang tunai karena metode pembayaran di lokasi mungkin terbatas. Karena dukungan bahasa Inggris mungkin terbatas, disarankan untuk menyiapkan informasi yang diperlukan sebelumnya.