
Panduan
Stasiun Bekas Pelabuhan Tsuruga (Museum Kereta Api Tsuruga) adalah sebuah bangunan dua lantai dengan gaya arsitektur Barat yang menonjolkan atap lancip yang khas. Bangunan ini memiliki kontras warna putih dan abu-abu tua (atau hitam) yang elegan, dengan jendela dormer kecil di bagian tengah atap. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat edukasi untuk memperkenalkan sejarah kereta api di Tsuruga, di mana pengunjung dapat menjelajahi berbagai koleksi berharga di lantai 1 dan lantai 2.
Bangunan ini selesai dibangun pada November 1882 (Era Meiji 15), bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api antara Tsuruga dan Nagahama. Bangunan ini diakui sebagai salah satu arsitektur kereta api tertua di Jepang. Setelah disumbangkan oleh JRF (Japan Freight Railway Company) kepada Kota Tsuruga pada 5 Februari 2014, bangunan ini menjalani proses restorasi menyeluruh, termasuk perbaikan sambungan dan pengembalian struktur atap genteng, sehingga mempertahankan tampilan autentiknya hingga saat ini.
Eksibisi dibagi menjadi dua lantai dengan tema yang berbeda:
Fasilitas ini buka dari pukul 09:00 hingga 17:00. Karena konten pameran dapat berubah sewaktu-waktu, disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung. Waktu siang hari yang cerah adalah waktu terbaik untuk mengagumi detail arsitektur Barat dan keindahan eksterior bangunan.
Melalui model skala, materi fisik, dan video, pengunjung dapat mempelajari mekanisme kerja kereta api masa lalu serta peran penting Tsuruga sebagai titik temu transportasi. Menarik bagi penggemar kereta api, terdapat replika rumah lampu (lamp house) yang digunakan untuk mendukung operasional kereta api di masa lalu.
Di sekitar Pelabuhan Tsuruga, terdapat banyak bangunan bersejarah lainnya. Anda dapat merencanakan rute jalan kaki sejarah dengan mengunjungi Gudang Bata Merah Tsuruga atau Bekas Rumah Lampu Stasiun (Kagasaki Station Lamp House) untuk memahami sejarah pelabuhan dan kereta api secara menyeluruh.
Harap diperhatikan bahwa makan, minum, merokok, dan pengambilan foto di dalam area pameran dilarang keras demi menjaga kelestarian koleksi. Karena terdapat tangga dan area pameran yang memerlukan mobilitas, disarankan mengenakan pakaian yang nyaman. Tidak ada biaya masuk (gratis), namun disarankan membawa uang tunai atau kartu IC untuk transportasi menuju lokasi.