
Panduan
Bekas Kuil Benteng (Kuil Sentoji Lama) adalah sebuah situs bersejarah yang terletak di Kota Kunisaki, Prefektur Oita. Dahulu, tempat ini dikenal sebagai pusat spiritual yang sangat makmur hingga dijuluki sebagai "Koyasan di Barat". Saat ini, kawasan tersebut telah dikembangkan menjadi Taman Hutan Rokugomanzan Fureai, di mana Anda dapat merasakan sisa-sisa kejayaan masa lalu melalui struktur batu kuno yang menyatu dengan alam yang rimbun. Suasana yang tenang dan penuh nuansa historis menjadikannya tempat yang sempurna untuk melepas penat.
Wilayah ini dulunya merupakan lokasi Kuil Sentoji yang sangat berpengaruh. Berdasarkan catatan sejarah, kuil ini memiliki kaitan erat dengan tokoh spiritual Ninmon (Ninmon Bosatsu), yang dianggap sebagai pendiri berbagai kuil di wilayah Rokugomanzan. Nama "Sentoji" sendiri konon berasal dari legenda saat Ninmon sedang bermeditasi di dekat Gua Tsutsumi; sang Raja Naga dari Laut Tohoku merasa terkesan dengan kebajikan beliau dan mempersembahkan seribu lampu sebagai penghorman.
Meski pernah mencapai puncak kejayaan sebagai pusat keagamaan yang penting, sejarah mencatat bahwa bangunan-bangunan besar di sini sempat mengalami perubahan seiring waktu, termasuk kebakaran yang menghancurkan struktur utama. Kini, situs ini dijaga dengan baik sebagai situs sejarah yang sangat berharga.

Daya tarik utama dari situs ini adalah harmoni antara reruntuhan sejarah dengan alam sekitarnya. Di dalam taman yang tertata rapi, Anda dapat menemukan berbagai peninggalan seperti patung batu berlumut, tangga batu kuno, dan dinding batu yang memberikan kesan mendalam tentang masa lalu. Selain itu, perubahan warna alam di setiap musim menjadi daya tarik tersendiri. Terutama saat musim gugur, kontras antara warna-warni dedaunan dan struktur batu kuno menciptakan pemandangan yang sangat estetik dan menenangkan.
Musim gugur adalah waktu yang paling direkomendasikan untuk berkunjung. Menjelang akhir November, pepohonan di sekitar area akan berubah warna menjadi kuning keemasan dan oranye, memberikan sentuhan warna yang indah pada lanskap sejarah yang megah. Selain itu, berkunjunglah pada siang hari saat cahaya matahari menyelinap di antara celah pepohonan, menciptakan efek cahaya yang indah di permukaan tanah dan memperkuat keindahan alami tempat ini.

Anda dapat menikmati aktivitas jalan santai (walking tour) sambil mengagumi peninggalan sejarah atau sekadar berjalan-jalan di tengah hutan yang asri. Berjalan menyusuri jalur di taman hutan ini memberikan kesempatan untuk merenung dan membayangkan kembali kejayaan masa lalu sambil menikmati udara segar dan ketenangan alam.
Di sekitar lokasi ini, terdapat berbagai titik wisata yang menawarkan kedalaman budaya sejarah wilayah Kunisaki. Misalnya, Anda bisa mengunjungi Kuil Sentoji yang sekarang atau melihat patung Buddha batu yang dikenal sebagai Sentoji Sekibut. Mengunjungi tempat-tempat ini secara berurutan akan memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai kekayaan sejarah di wilayah Kunisaki.

Karena area ini merupakan situs sejarah di tengah hutan, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan (sepatu olahraga atau hiking). Mengingat lokasinya yang berada di alam terbuka, harap selalu menjaga kelestarian lingkungan dan menghormati kesunyian situs sejarah ini.