
Panduan
Bekas jalur kereta api Temiya Line adalah sebuah kawasan yang dikembangkan dari bekas jalur kereta api yang dulunya merupakan urat nadi transportasi di Hokkaido menjadi sebuah jalur pejalan kaki yang indah. Jalur yang mempertahankan bekas rel ini akan membawa pengunjung masuk ke dalam dunia yang penuh nostalgia. Perpaduan antara bangunan bersejarah dan alam yang asri yang berubah mengikuti musim menjadikannya salah satu rute jalan santai paling ikonik di Otaru.
Tempat ini memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari 'Kereta Api Horonai Pemerintah' yang dioperasikan pada tahun 1880 (Era Meiji), yang merupakan jalur kereta api pertama di Hokkaido dan berkontribusi besar pada modernisasi serta pembukaan wilayah Hokkaido. Dahulu, kawasan ini sangat ramai dengan pengangkutan batu bara dan hasil laut, mencerminkan masa kejayaan saat Otaru dijuluki sebagai 'Jantung Hokkaido'. Meskipun layanan penumpang berakhir pada tahun 1962 dan pengangkutan barang dihentikan pada tahun 1985, nilai sejarahnya kini diakui sebagai bagian dari warisan 'Tan-Tetsu-Ko' (Arang, Besi, dan Pelabuhan) dan dijaga dengan baik sebagai warisan budaya yang berharga.

Di sepanjang jalur pejalan kaki, Anda dapat menemukan sisa-sisa rel dan bekas stasiun yang masih asli. Pemandangan tanaman yang berubah setiap musim menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, pada musim gugur, tanaman merambat yang menutupi dinding bangunan akan berubah warna menjadi merah dan oranye, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik dan atmosfer nostalgia yang kuat. Selain itu, di sekitar area ini juga terdapat banyak bangunan bersejarah, seperti gedung milik Nippon Yusen yang merupakan properti budaya penting, memberikan pengalaman eksplorasi sejarah di setiap langkah Anda.
Anda dapat berkunjung kapan saja sepanjang tahun, namun waktu terbaik adalah saat vegetasi sedang berwarna-warni. Pada musim gugur, pemandangan tanaman merambat yang berwarna cerah akan memberikan kesan magis. Selain itu, pada musim panas, terkadang diadakan acara seperti 'Rail Carnival' di mana Anda bisa menikmati pengalaman unik menaiki kendaraan rekreasi bertenaga kaki (pedal car/rail bike) dalam suasana yang meriah. Berjalan di siang hari akan terasa menyenangkan di bawah sinar matahari, sementara saat senja, bayangan nostalgia akan menciptakan suasana yang sangat indah.
Aktivitas utama di sini adalah berjalan santai menyusuri bekas jalur rel. Anda bisa mengambil foto unik di atas rel yang jarang terlihat di tempat lain. Selama periode acara tertentu, Anda juga bisa mencoba menaiki 'rail bike' atau kereta pedal. Perlu dicatat bahwa aktivitas ini mungkin memerlukan reservasi sebelumnya, jadi disarankan untuk memeriksa informasi secara berkala. Di sekitar area ini juga terdapat fasilitas seperti Museum Kota Otaru yang dapat memperdalam pengetahuan Anda tentang sejarah kereta api.
Area di sekitar Bekas Jalur Kereta Api Temiya merupakan konsentrasi sejarah kota Otaru. Lokasinya sangat dekat dengan Stasiun Otaru, sehingga Anda bisa dengan mudah mengunjungi Terusan Otaru, Museum Kota Otaru, Museum Sastra Otaru, serta gudang-gudang batu bersejarah. Setelah berjalan santai, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menikmati kuliner khas Otaru atau bersantai di kafe-kafe estetik di sekitar jalur tersebut.
Kami menyarankan penggunaan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Meskipun jalur telah diperbaiki, karena ini adalah situs bersejarah, harap berhati-hati dengan permukaan jalan yang mungkin tidak rata. Kamera atau smartphone adalah perlengkapan wajib untuk mengabadikan keindahan pemandangan. Harap tetap menjaga etika dan menghormati bangunan bersejarah serta properti budaya di sekitar. Sesuaikan juga pakaian Anda dengan perubahan suhu musim saat berkunjung.