
Panduan
Kedate Keluarga Mantan Kuda adalah sebuah kediaman yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional yang terletak di Ichinohe, Prefektur Iwate. Bangunan ini dibangun oleh keluarga yang menetap di wilayah ini sejak pertengahan zaman Edo. Dengan skala yang sangat luas, bangunan ini memiliki panjang sekitar 29,9 meter dan lebar sekitar 16,4 meter, dengan total luas area mencapai sekitar 150 tsubo (sekitar 500 m²). Dikenla sebagai salah satu rumah rakyat terbesar di Prefektur Iwate, keunikan utamanya terletak pada atap jerami model 'Yosemugi-zukuri' yang menunjukkan kemajuan teknik arsitektur tradisional Jepang.
Keluarga Kedate yang membangun rumah ini dulunya adalah tuan tanah besar yang memiliki pengaruh signifikan di wilayah tersebut. Mereka memiliki sejarah panjang dalam menjalankan kegiatan ekonomi, kepercayaan, dan upacara musiman bersama masyarakat setempat. Rumah utama dan halamannya sering kali menjadi pusat kegiatan komunitas. Penggunaan berbagai jenis kayu seperti kastanye, cedar, cemara, dan pohon kayu hitam (oak) pada tiang-tiangnya menunjukkan hubungan erat antara teknik konstruksi tingkat tinggi pada masa itu dengan kekayaan alam setempat.
Fitur paling menonjol adalah skala bangunan yang sangat masif dan gaya arsitekturnya yang megah. Atap jerami yang luas melambangkan pemandangan pedesaan tradisional Jepang yang ikonik. Di dalamnya, Anda tidak hanya melihat ruang tinggal, tetapi juga terdapat struktur kandang kuda, yang memberikan gambaran nyata tentang pola kehidupan masa lalu. Detail interiornya pun sangat istimewa, seperti penggunaan kayu pinus pada bagian dekoratif di ruang tamu. Selain itu, struktur unik yang disebut 'Sugo-ya' yang terlihat berbentuk persegi panjang dari atas menunjukkan ciri khas budaya lokal yang sangat kental.
Wajah bangunan ini akan berubah sesuai dengan musim, terutama tekstur atap jerami dan pemandangan alam di sekitarnya. Sangat disarankan untuk berkunjung saat musim berganti untuk merasakan nuansa empat musim di Jepang. Namun, perlu diperhatikan bahwa jadwal kunjungan saat ini sangat terbatas karena adanya rencana proyek restorasi dan perbaikan konservasi. Sangat penting untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung. Kami menyarankan untuk datang pada siang hari saat cahaya matahari cukup terang agar Anda dapat mengamati tekstur kayu dan detail atap jerami dengan lebih jelas.
Di sini, Anda dapat melihat secara langsung struktur rumah tradisional Jepang berskala besar. Melalui tata letak ruang tinggal dan kandang kuda, pengunjung dapat belajar tentang skala kehidupan keluarga kaya di masa lalu serta peran rumah dalam struktur sosial masyarakat. Ini adalah kesempatan langka untuk mengamati keindahan sekaligus fungsionalitas arsitektur tradisional Jepang dari perspektif sejarah.
Di sekitar Ichinohe, terdapat banyak situs sejarah dan budaya lainnya. Salah satunya adalah Museum Joseno yang terletak tidak jauh dari sini, di mana Anda dapat mempelajari sejarah Jepang secara lebih mendalam, mulai dari zaman Jomon. Anda dapat menikmati perpaduan antara lanskap alam yang asri dengan sejarah budaya yang kaya di area ini.
Karena bangunan ini adalah situs sejarah yang harus dijaga kelestariannya, pengunjung diharapkan berhati-hati. Kami menyarankan Anda mengenkan sepatu yang mudah dilepas-pasang karena Anda mungkin perlu melepas alas kaki saat masuk ke dalam bangunan. Harap periksa jadwal kunjungan terlebih dahulu karena ada rencana penutupan sementara untuk proyek restorasi. Mohon selalu ikuti instruksi petugas di lokasi terkait aturan pengambilan foto dan area yang boleh dimasuki.