
Panduan
Bekas Kediaman Aoki Nasu Villa adalah bangunan yang dibangun pada tahun 1888 (Meiji 21) sebagai vila untuk Shuzo Aoki, seorang diplomat Jerman dan Menteri Luar Negeri pada era Meiji. Awalnya hanya terdiri dari bagian dua lantai di tengah, bangunan ini kemudian diperluas pada tahun 1909 (Meiji 42) hingga mencapai bentuknya yang sekarang. Bangunan ini dirancang oleh Mancho Matsugasaki, seorang arsitek yang mempelajari arsitektur di Jerman, menjadikannya salah satu contoh arsitektur modern yang sangat berharga di Jepang. Dengan penerapan teknik konstruksi gaya Jerman, dinding luar menggunakan sirap bersisik, mencerminkan pengaruh budaya Barat yang kuat pada masa itu.
Shuzo Aoki adalah seorang politisi asal Yamaguchi yang memiliki pengalaman diplomatik di Jerman. Vila ini dibangun seiring dengan pembukaan Pertanian Aoki di wilayah Nasu. Perancang bangunan ini, Mancho Matsugasaki, dikenal sebagai arsitek yang juga merancang kantor pusat Bank Shichi-ju-shichi dan Hotel Kereta Api Taiwan. Sebagai warisan budaya yang menunjukkan proses penerimaan arsitektur Barat di Jepang, kediaman ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional pada tahun 1999. Meskipun sempat mengalami sejarah pembongkaran dan pemindahan, bangunan ini telah direstorasi dan diperbaiki untuk menjalankan peran dalam menyampaikan nilai sejarah kepada generasi mendatang.

Struktur bangunan ini menonjolkan gaya arsitektur Jerman di seluruh bagiannya. Penggunaan metode konstruksi Jerman pada kerangka utama dan atap merupakan aspek yang sangat bernilai secara arsitektural. Tampilan luarnya yang didominasi dinding putih dengan atap yang kokoh memberikan kesan seperti rumah tradisional Eropa. Selain itu, area di sekitar bangunan dihiasi dengan taman bunga yang terawat dan jalan setapak kerikil, menciptakan pemandangan harmonis antara bangunan bersejarah dan alam sekitarnya. Di bagian dalam, Anda dapat mengamati struktur balok dan tiang yang kompleks yang menunjukkan teknik konstruksi tingkat tinggi pada masanya.
Ekspresi bangunan dan pemandangan di sekitarnya berubah sesuai musim. Dari musim semi hingga musim panas, hijaunya tanaman di sekitar bangunan menciptakan kontras yang indah dengan dinding putihnya. Pada musim gugur, pepohonan di sekitar berubah warna, menambah kedalaman suasana bangunan bergaya Barat yang bersejarah ini. Jam operasional bervariasi tergantung musim: hingga pukul 17:30 dari April hingga September, dan hingga pukul 16:30 dari Oktober hingga Maret. Mengunjungi pada siang hari sangat disarankan agar detail desain dan warna bangunan dapat terlihat dengan jelas.
Di sini, Anda dapat bersentuhan langsung dengan arsitektur modern era Meiji. Mengamati detail arsitektur sambil membayangkan bagaimana kehidupan para diplomat pada masa itu akan memberikan pengalaman belajar sejarah yang mendalam. Karena merupakan bagian dari fasilitas di 'Michi-no-Eki Meiji no Mori Kuroiso', Anda dapat menggabungkan kunjungan ini dengan jalan-jalan santai di sekitar area untuk merasakan gaya hidup dan masuknya budaya Barat ke Jepang.
Bekas Kediaman Aoki Nasu Villa terletak berdampingan dengan 'Michi-no-Eki Meiji no Mori Kuroiso'. Area ini merupakan bagian dari destinasi wisata Nasu Shiobara, sehingga sangat mudah diakses dengan mobil saat Anda sedang melakukan perjalanan wisata atau eksplorasi sejarah. Banyak titik wisata menarik lainnya di sekitar sini yang bisa Anda masukkan ke dalam rute perjalanan menuju dataran tinggi Nasu.
Saat mengunjungi bagian dalam bangunan, harap menjaga etika demi perlindungan warisan budaya. Karena ada beberapa bagian lantai yang mungkin memerlukan perhatian, disarankan memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan. Pembayaran biasanya dilakukan dengan uang tunai. Meskipun tersedia papan informasi dalam bahasa Inggris, untuk penjelasan mendalam, disarankan untuk memeriksa informasi di lokasi. Tidak perlu reservasi sebelumnya, namun jumlah pengunjung mungkin dibatasi demi menjaga kelestarian bangunan.